Olahraga

Terbukti! Tujuan dan Manfaat Olahraga Bulu Tangkis

Terbukti! Tujuan dan Manfaat Olahraga Bulu Tangkis

PortalUtama.com – Bulu tangkis atau badminton merupakan cabang olahraga yang sangat populer di dunia, termasuk Indonesia. Selain menjadi olahraga prestasi, bulu tangkis juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Bulu tangkis termasuk dalam kategori permainan bola kecil. Olahraga ini dimainkan oleh dua orang (tunggal) atau empat orang (ganda) secara berlawanan.

Bulu tangkis dimainkan di lapangan khusus dengan peralatan yang digunakan adalah raket, shuttlecock atau kok, dan net.
Tujuan permainan bulu tangkis

Banyak orang memainkan bulu tangkis, baik menjadi atlet profesional atau hanya menyalurkan hobi. Lantas, apa tujuan permainan bulu tangkis?

Secara teknis, tujuan dari permainan bulu tangkis adalah meraih angka dengan cara memukul shuttlecock menggunakan raket sampai shuttlecock tersebut melewati net dan jatuh di bidang permainan lawan.

Sebagai bentuk aktivitas fisik atau kegiatan olahraga, tujuan permainan bulu tangkis dimanfaatkan untuk tujuan rekreasi, menjaga dan meningkatkan kesehatan, serta meningkatkan prestasi.

Keterampilan dasar bulu tangkis

Dikutip dari modul Raih Kemenangan, Olahraga Rekreasi Paket C Setara SMA/MA (2017) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, penguasaan teknik dasar adalah bagian penting dalam olahraga bulu tangkis.

Seorang pemain bulu tangkis harus menguasai keterampilan-keterampilan dasar olahraga ini agar ia bisa bermain secara baik.

Adapun, keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh pemain bulu tangkis adalah:

Cara memegang raket
Teknik servis
Teknik mengembalikan servis
Teknik pukulan
Teknik gerakan kaki atau footwork
Sikap dan posisi badan

Manfaat olahraga bulu tangkis

Ketika bermain bulu tangkis, seluruh anggota tubuh akan bergerak. Gerakan-gerakan anggota tubuh ini akan membantu meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani seseorang.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah manfaat olahraga bulu tangkis bagi kesehatan.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito melawan wakil Denmark, Viktor Axelsen saat pertandingan babak kedua Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Shesar Hiren Rhustavito kalah 17-21, 14-21.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito melawan wakil Denmark, Viktor Axelsen saat pertandingan babak kedua Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Shesar Hiren Rhustavito kalah 17-21, 14-21.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

  1. Menurunkan berat badan

Bermain bulu tangkis selama satu jam dapat membakar 480 kalori, lebih tinggi dibandingkan olah tubuh lainnya.

Jika dilakukan secara rutin, bermain badminton bisa menurunkan berat badan sebanyak 4 kilogram dalam sebulan.

  1. Mengurangi risiko diabetes

Bermain bulu tangkis selama satu jam menjadi aktivitas yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah.

Sistem metabolisme meningkat dan sirkulasi darah membaik sehingga produksi gula dari liver lebih rendah. Dalam jangka panjang, ini baik untuk orang yang berisiko terkena diabetes.

  1. Menjaga tekanan darah

Kebanyakan orang menjaga kadar tekanan darahnya dengan konsumsi obat-obatan. Metode alami yang bisa dijadikan opsi yakni dengan olahraga, seperti bermain bulu tangkis.

Olahraga bulu tangkis efektif menurunkan tekanan darah dan memproduksi senyawa yang menghilangkan efek obat-obatan yang dikonsumsi selama ini.

  1. Menguatkan tulang

Kepadatan tulang penting untuk mencegah osteoporosis dan menjaga kekuatan tubuh.

Bermain bulu tangkis membantu pertumbuhan sel-sel pembentuk tulang dan membantu mengumpulkan matriks kalsium yang dapat menguatkan fisik.

  1. Meningkatkan refleks dan kecerdasan

Bukan hanya secara fisik, bermain bulu tangkis juga dapat meningkatkan kerja otak. Gerakannya yang gesit membuat kita lebih tangkas sekaligus menjaga konsentrasi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

To Top