News  

Ramalan Joyo Boyo, Pemimpin Indonesia Namanya Berakhiran Huruf O

Suara.com – Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bergema di puncak Gunung Tidar Magelang. Banyak orang berkumpul di Puser Bumi itu untuk mendoakan Ganjar yang hari ini genap berusia 54 tahun itu.

Doa dan harapan itu bergema selama acara digelar. Bahkan saat kyai kondang asal Jogjakarta, Gus Miftah mengisi ceramah dan berbicara soal pemimpin masa depan, ribuan orang itu selalu meneriakkan nama Ganjar.

“Menurut ramalan Joyo Boyo, pemimpin hebat di Indonesia itu namanya berakhiran huruf ‘O’. Pak Soekarno, Soeharto, Susilo Bambang Yudhoyono, sekarang Joko Widodo. Setelah pak Joko Widodo, besok siapa?,” tanya Gus Miftah.

“Ganjar Pranowo,” teriak ribuan orang kompak.

Baca Juga:
Jadi Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda, Ganjar Pamerkan Kesuksesan Program SMKN Jateng

Gus Miftah mengatakan sangat kenal dengan Ganjar. Ia bahkan menyebut Ganjar adalah sahabat dekat, bukan sekedar teman.

“Hari ini kita berkumpul untuk mendoakan Indonesia. Kebetulan bertepatan ultah mas Ganjar. Beliau itu sahabat saya. Saya sangat dekat dengan beliau. Kita doakan beliau sehat dan sukses selalu. Dan di sini, di Puser Bumi ini kita berdoa mudah-mudahan ada pemimpin hebat dari Jawa Tengah,” ucapnya.

Bahkan Gus Miftah juga mengajak ribuan jamaah untuk bersalawat bersama sambil menyanyikan lagu Joko Tingkir. Dalam salawatnya itu, ia menyisipkan pesan bahwa masyarakat tidak perlu khawarir tentang masa depan bangsa, karena ada Ganjar Pranowo untuk Indonesia.

“Minum kopi rasanya nikmat, pergi ke pasar beli ketela. Mari ngaji dan bersholawat, ada mas Ganjar untuk indonesia,” ucap Gus Miftah sambil bernyanyi diikuti ribuan jamaah.

Ditemui usai tausiyah, Gus Miftah mengatakan Ganjar sosok pemimpin yang hebat. Dia terbukti sukses memimpin Jawa Tengah. Banyak prestasi yang diraih selama menjadi gubernur dua periode di Jateng.

Baca Juga:
Atas Rekomendasi Mukerwil, DPW PPP Papua Barat Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar

“Kepemimpinan seseorang itu kan bisa dikatakan husnul khotimah ketika sampai akhir masa jabatannya meninggalkan prestasi dan tidak ada masalah. Dan alhamdulillah saya melihat Mas Ganjar termasuk kategori itu, meninggalkan prestasi dan tidak ada masalah. Saya doakan Mas Ganjar panjang umur, sehat selalu,” katanya.

Disinggung sosok Ganjar, Gus Miftah mengatakan Ganjar sangat humble. Ia juga sangat sederhana dan merakyat.

“Pokoknya Tugiman,” ucapnya sambil tertawa.

Sementara itu, banyak jamaah yang hadir mengaku bangga bisa ikut mendoakan Indonesia dan mendoakan Ganjar. Mereka optimis, Ganjar akan mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik.

“Kita mendoakan Indonesia menjadi lebih maju, aman dan nyaman. Kami yakin pak Ganjar mampu mewujudkan itu. Beliau luar biasa merakyat dan peduli dengan rakyat. Harapannya ke depan beliau bisa jadi presiden,” kata Kirwiyono,38, peserta asal Temanggung.

Selain itu, selama memimpin Jawa Tengah, Ganjar juga memiliki kinerja luar biasa. Selain pembangunan infrastuktur yang lebih baik, pembangunan manusia, seni kebudayaan juga diperhatikan.

“Selama jadi gubernur, kami merasakan dampak kepemimpinanya. Beliau punya program Bantuan Gubernur untuk alat kesenian, nguri-nguri kabudayan dan lainnya. Beliau juga tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan golongan. Beliau selalu merangkul semua untuk kepentingan bangsa dan negara,” ucapnya.


Artikel ini bersumber dari www.suara.com.