News  

PMI dan BPBD Kabupaten Sukabumi normalisasi sungai Cibeber

ini dalam upaya mencegah terjadinya banjir

Sukabumi, Jabar (ANTARA) – Personel Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melakukan normalisasi Sungai Cibeber di Kampung Neglasari, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Jumat.

“Normalisasi Sungai Cibeber ini dalam upaya mencegah terjadinya banjir karena aliran sungai yang berada di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug sempat tertimbun material tanah longsor,” kata Staf Divisi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Sukabumi Dikdik Maulana di Sukabumi, Jumat.

Menurut Dikdik, normalisasi Sungai Cibeber ini juga dilaksanakan bersama unsur Forkopimcam Cicurug dan unsur relawan lainnya. Dengan menggunakan berbagai peralatan manual pihaknya menyingkirkan material tanah longsor yang menutupi aliran sungai.

Kemudian mengangkut sampah serta mengembalikan kedalaman sungai meskipun tidak maksimal dengan cara mengangkut endapan yang ada di dasar sungai. Langkah yang dilakukan pihaknya ini sebagai respon untuk membantu proses evakuasi bersama petugas gabungan lainnya di lokasi kejadian.

Baca juga: Banjir dan longsor landa tiga titik di Cicurug Kabupaten Sukabumi

Baca juga: Longsor di Sukabumi tiga pekerja bangunan tertimbun

Ia menjelaskan, jika material tanah longsor yang menutupi aliran sungai ini tidak segera dievakuasi maka berpotensi terjadinya bencana banjir yang bisa merendam banyak permukiman penduduk yang ada di sekitar bantaran sungai.

Tidak hanya itu, banjir juga bisa merusak tembok penahan tanah (TPT) sehingga menyebabkan longsor. Apalagi saat ini hujan deras hampir turun sepanjang hari yang bisa memicu terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor dan lainnya.

“Normalisasi aliran sungai ini juga sebagai edukasi kepada masyarakat agar tidak terbiasa membuang sampah ke sungai, selain bisa merusak lingkungan dan menyebabkan banjir dan juga menjadi sumber wabah penyakit,” tambahnya.

Dikdik pun mengimbau kepada warga untuk selalu waspada khususnya bagi yang tinggal di daerah rawan terjadinya bencana.

Untuk meminimalkan dampak kerugian, ia meminta warga di bantaran sungai agar mengungsi sementara ke rumah kerabat yang lebih aman, jika debit sungai mulai tinggi.

Baca juga: Sekeluarga di Kota Sukabumi tertimbun longsor, satu korban kritis

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.