Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah seiring pelaku pasar yang menanti arahan The Fed dan juga rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM.

IHSG ditutup melemah 64,45 poin atau 0,9 persen ke posisi 7.107,98. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,31 poin atau 0,81 persen ke posisi 1.014,68.

“Pelaku pasar mencoba menahan diri untuk masuk ke pasar aset beresiko menjelang simposium Jackson Hole di Wyoming pekan ini. Pelaku pasar menanti arah pandangan kebijakan moneter The Fed terkait inflasi,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Senin.

Baca juga: IHSG diperkirakan konsolidatif di tengah fokus pasar ke rapat BI

Sementara dari internal, pasar diselimuti kabar kenaikan harga BBM. Pemerintah berencana menaikkan harga BBM jenis pertalite seiring dengan beban subsidi untuk bahan bakar tersebut yang dinilai memberatkan APBN.

Di sisi lain, kenaikan BBM tersebut tentunya akan menjadi beban bagi masyarakat dan dunia usaha sehingga akan memperlemah daya beli masyarakat serta mendorong laju inflasi.

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah pada sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Baca juga: IHSG menguat, dibayangi kebijakan The Fed yang akan tetap agresif

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dimana sektor teknologi dan sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu masing-masing minus 0,65 persen, diikuti sektor barang baku minus 2,32 persen. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen primer sebesar 0,02 persen.

Sepanjang hari ini, saham-saham LQ45 yang mendominasi penguatan yaitu BBCA, TLKM, TOWR, BMRI, CPIN. Sedangkan saham-saham yang mendominasi pelemahan yakni GOTO, BBRI, MDKA, ARTO, BBNI. .

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.285.078 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,1 miliar lembar saham senilai Rp13,75 triliun. Sebanyak 138 saham naik, 399 saham menurun, dan 156 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 135,83 poin atau 0,47 persen ke 28.794,5, indeks Hang Seng turun 116,05 poin atau 0,59 persen ke 19.656,98, dan indeks Straits Times terkoreksi 19,95 poin atau 0,61 persen ke 3.266,46.

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.