Nasional

Manfaatkan Lahan Sempit, Sekelompok Ibu Raih Penghargaan

PORTALUTAMA.COM – Warga RW 04 Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman memanfaatkan pekarangan rumah menjadi kebun. Ada 40-an jenis tanaman yang berada di kebun dengan nama Kekancan 04 atau kependekan dari Kebun Kartini Cantiq RW 04.

Ada tanaman sayur seperti kubis, sawi, terong, seledri, selada, loncang, cabai, kacang, dan lainnya. Untuk buah ada jenis cempedak, alpokat, mangga, matoa, nangka, pisang, jambu air, dan sebagainya. Sementara untuk tanaman jamu ada pohon telang, kelapa, uni kayu, ubi jalar, dan lainnya.

Setiap Jumat sore, pengelola kebun yang merupakan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 04 Mrican akan merawat dan memanen hasil kebun Kekancan 04. Menurut Ketua Kekancan 04, Marlina Handayani, warga sekitar akan membeli hasil panen dengan harga seikhlasnya. Uang yang masuk untuk pengembangan, perawatan, pembibitan, dan pembelian perlengkapan pertanian.

“Hasil panen dijual langsung pada warga dan diolah menjadi makanan olahan seperti minuman telang kelapa muda, telang lemon, keripik kelapa muda, keripik kulit melinjo, keripik daun singkong, stick keju singkong, dan stick keju ubi ungu,” kata Marlina saat dihubungi secara daring pada Minggu (27/12/2020).

Setelah makanan olahan selesai, pengelola akan mendistribusikan ke beberapa warung dan rumah-rumah warga. Setiap bulan, pemasukan dari Kebun Kekancan sekitar Rp4,5 jutaan. “Di masa pandemi Covid-19 terdapat penurunan perolehan karena hasil panen lebih dimanfaatkan oleh warga untuk kebutuhan sehari-hari. Jika ada yang [hasil panen yang] berlebih baru mereka membayar,” kata Marlina yang telah mengelola Kebun Kekancan sejak 2017.

Warga merasakan manfaat dari adanya kebun ini, khususnya warga RW 04 Mrican. Ada pengurangan pengeluaran belanja sayur. Pembuatan makanan olahan juga meningkatkan kreatifitas dan pendapatan warga. Selain tanaman, di Kebun Kekancan juga terdapat budidaya ikan lele dan ayam kampung. Dalam seminggu, pengelola bisa mendapat 10-20 telur ayam kampung.

Dalam Lomba Pemanfatan Lahan Pekarangan Terbatas (PLPT) Tingkat Padukuhan, Kebun Kekancan menjadi juara pertama pada tahun 2018 dan 2020. Sedangkan sebagai program yang inline dengan prestasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di tingkat nasional memperoleh peringkat ke-7 lomba KWT se-Indonesia.

Marlina berharap pemerintah menaruh perhatian pada potensi wilayahnya. “Kami sangat optimis akan keberlangsungan program ini. Selain mempunyai potensi wilayah dengan kebun sayur dan buah, ada juga potensi atraksi budaya dan kesenian oleh warga, baik dari anak anak, remaja, ataupun ibu-ibu dengan berbagai kemampuan tari yang tergabung dalam Sanggar Anggrek,” kata Marlina.

Pada ajang Jogja Fashion Carnival 2019, Sanggar Anggrek mendapatkan Juara 2. Ke depannya, Marlina juga berharap adanya Kebun Kekancan ini menjadi tempat silaturahmi masyarakat dengan berbagai kegiatan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

TERPOPULER

To Top