Apa yang Disukai Gen Z Indonesia di Media Sosial?

portalutama.com – Di penghujung tahun 2022, Instagram merilis laporan berjudul “Yang dicintai Gen Z Indonesia di Instagram”. Melalui laporan ini, Instagram menyoroti hal-hal yang paling diminati Gen Z tahun ini, serta tren dan topik yang mereka ikuti di Instagram.

Revie Sylviana, Direktur Kemitraan Kreator untuk Meta Indonesia dan Asia Tenggara, mengatakan, “3,2 miliar atau 41% dari populasi dunia adalah Gen Z, menjadikan mereka generasi yang sangat penting bagi industri digital.”

“Di Instagram, mereka memiliki kekuatan untuk menciptakan tren dan mengarahkan percakapan mengenai kultur-kultur yang tengah populer. Kami menjabarkan deretan fitur, musik, dan tagar yang paling banyak digunakan Gen Z di Instagram tahun ini, dan merangkum karakterisasi unik yang membedakan mereka dengan generasi sebelumnya.”

Tren dan karakteristik gen Z di media sosial

Merujuk kepada data internal Instagram dan bekerja sama dengan perusahaan survei konsumen, Populix, berikut adalah tren dan karakteristik unik gen Z di Instagram sepanjang tahun 2022.

Menyukai koneksi dan hiburan lewat reels dan insta story

Gen Z menyatukan hubungan dan hiburan di satu tempat. Menurut survei yang dilakukan Populix kepada 2.000 Gen Z dari seluruh Indonesia, 73% dari mereka menyukai konten video yang dikonsumsi melalui Reels, diikuti dengan Instagram Story.

Kedua fitur ini menjadi platform bagi Gen Z di Indonesia untuk menonton konten yang menghibur, sembari terus terhubung dengan orang lain melalui percakapan di DM dan kolom komentar.

Alasan yang sama juga menjadikan fitur Stiker Add Yours sebagai salah satu fitur terfavorit Gen Z di Reels dan Stories.

“Dump Bulanan”, “Apapun Ketika Kamu Mahasiswa” dan “Foto Selfie atau Screenshot di Galeri Foto” adalah tiga Stiker Add Yours yang paling banyak digunakan Gen Z di Instagram tahun ini.

Masih terkait dengan koneksi dan hiburan, Gen Z lebih memilih untuk mengikuti kreator sebagai sumber inspirasi mereka, dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Komedi, fesyen, makanan, dan gaya hidup sehat menjadi empat topik yang paling dicari dan diikuti Gen Z melalui kreator, seperti @karmalogy yang mendapat lebih dari 57M views dari konten jenaka di Reels, dan @cindypriscilla lewat konten fesyen.

Lalu 1 dari 5 Gen Z memilih tagar #TawadiReels untuk menemukan konten komedi favorit mereka. Konten dari @devinahermawan menjadi favorit Gen Z terkait makanan karena citarasa lokal yang mudah diikuti oleh anak kos dan kuliahan.

Di kategori gaya hidup sehat, @dionharyadi menginspirasi lewat resep clean-eating yang praktis dan mudah dimengerti.

Aksi Sosial

Isu sosial menjadi salah satu topik yang paling diminati Gen Z di Instagram di tahun ini. Lima topik yang paling banyak diikuti adalah Lingkungan & Sustainability, Otentik & Menjadi Diri Sendiri, Pemberdayaan Perempuan, Komunitas, dan Kesehatan Mental.

Konten viral terkait topik ini datang dari kreator @yurayunita dan @umayshahab yang mengajak pengikut mereka untuk tidak takut tampil “apa adanya”; serta @kalis.mardiasih yang memberikan edukasi perihal KDRT dan kesetaraan gender.

Selain itu ada @dikta yang mendonasikan rambut panjangnya untuk penderita kanker, @pevitapearce yang mendorong perempuan untuk tidak malu dengan “otot” mereka; dan @marshanda99 yang menggunakan Instagram untuk bercerita soal kondisi bipolar disorder yang dialaminya.

Untuk isu lingkungan, @andrewkalaweit menjadi kreator yang diikuti Gen Z dengan konten cinta bumi yang ia ambil dari cagar alam Pararawen, Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Personalisasi identitas digital

Yang ketiga, identitas digital menjadi salah satu tren yang datang dari Gen Z di Instagram. Penggunaan fitur Avatar terus meningkat di kalangan Gen Z di Instagram, di mana Thumb Up, Blowing Kiss dan Winky menjadi tiga Avatar yang paling sering mereka bagikan di Instagram.

Tren Kreator Virtual juga terus merambah di Asia, termasuk Indonesia, di mana kreator @lav_caca menghibur pengikutnya dengan konten nyanyian dangdut dan @thalasya_, yang memanggil dirinya sebagai Metahuman Indonesia pertama, yang menggunakan Instagram untuk berbagi kisah kehidupan sehari-harinya.

Melihat ke 2023

Berdasarkan hasil laporan ini, ada tiga tren yang akan terus relevan di Instagram sepanjang tahun 2023.

1. Kuliner dan Wisata

Sebagian besar tagar terpopuler di Instagram berhubungan dengan konten makanan & traveling.

Tagar #PesonaIndonesia, #Bali dan #Kuliner menjadi tagar yang paling banyak digunakan Gen Z di Instagram tahun ini, dan 40% dari Gen Z yang disurvei mengaku aktif menggunakan ketiga tagar tersebut.

2. Lagu dan Tarian Lokal

Di Reels, lagu dan tarian lokal lebih banyak dipakai dan dibagikan Gen Z daripada lagu asing.

Lagu-lagu seperti Dunia Tipu Tipu oleh Yura Yunita, Ojo Dibandingke oleh Farel Prayoga, Full Senyum Sayang oleh Evan Loss, I Love Mama Mantu oleh Bulan Sutena, dan Hati-Hati di Jalan oleh TULUS menjadi lagu terfavorit Gen Z di Reels tahun ini.

Bahkan 1 dari 2 Gen Z yang disurvei mengatakan pernah menggunakan lagu Dunia Tipu Tipu saat membuat konten dan sepertiga dari mereka menyukai Ojo Dibandingke dari Farel Prayoga.

3. Minat terhadap elemen-elemen web 3, seperti Avatar, AR, VR, dan NFT

Sebanyak 65% dari Gen Z di Indonesia yang disurvei Populix mengaku ingin melihat lebih banyak lagi fitur realitas virtual (VR) di Instagram.

“Kasat Mata” dan “ID Flag” menjadi dua AR Filter yang paling banyak digunakan oleh Gen Z Indonesia, di mana kedua filter ini dibuat oleh kreator Indonesia.

Wawasan serta tren yang akan datang ini tentu dapat menjadi insight nan bermanfaat bagi pelaku bisnis serta komunitas apabila ingin fokus mengembangkan karirnya lewat platform Meta.

“Kami di Meta bekerja didasari misi dan fokus untuk memampukan orang-orang di Indonesia, untuk membangun masa depan dan maju dalam kehidupannya. Sepanjang tahun 2022, kami melihat inovasi teknologi telah berperan dalam membantu pelaku bisnis untuk terus tumbuh, serta membantu komunitas untuk terus terhubung dengan lebih banyak orang dan saling berbagi inspirasi,” ucap Pieter Lydian selaku Country Director Meta Indonesia.

Lebih lanjut, Piete menjelaskan bahwa di tahun 2023 mendatang, Meta akan fokus mendukung masyarakat lewat platformnya Facebook, Instagram, dan Whatsapp, dengan terus mengadopsi kekuatan teknologi digital agar dapat menghasilkan dampak yang lebih luas.

Berbicara mengenai upcoming trend, Meta Indonesia menyampaikan fokusnya terhadap tiga aspek yakni untuk membantu pelaku bisnis melalui kekuatan teknologi digital, mendukung akselerasi digital melalui serangkaian kemitraan dan program, dan mendorong tren serta inspirasi bagi kreator sekaligus komunitas yang menggunakan platform-platform Meta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!