Zelensky Tangguhkan 28 Pejabat Ukraina di Tengah Dugaan Pengkhianatan

Kiev: Presiden Volodymyr Zelensky kembali ‘menyisir’ badan keamanan Ukraina dengan menangguhkan 28 pejabat pada Senin kemarin. Penangguhan dilakukan satu hari usai dirinya memecat dua pejabat senior Ukraina atas dugaan pengkhianatan dan kolaborasi dengan Rusia.
 
Dalam sebuah pernyataan video pada Senin malam, Zelensky mengatakan bahwa sebuah “audit personel” di internal Layanan Keamanan Ukraina (SBU) sedang berlangsung. Audit ini berujung pada penangguhan 28 pejabat.
 
“(Audit di) level yang berbeda, area fokusnya juga berbeda. Tapi alasannya sama, yaitu hasil kerja yang tidak memuaskan,” kata Zelensky, dikutip dari lbc.co.uk, Selasa, 19 Juli 2022.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak disebutkan apakah penangguhan 28 personel ini merupakan pemecatan atau ada peluang mereka dapat kembali bekerja setelah audit berakhir.
 
Hari Minggu kemarin, Zelensky memecat Kepala SBU Ivan Bakanov dan Jaksa Agung Iryna Venediktova. Keduanya dinilai telah berkolaborasi dengan Rusia sejak awal invasi pada 24 Februari lalu.
 
“Enam bulan perang berlalu, kami terus menemukan orang-orang seperti ini di dalam beberapa agensi,” tutur Andriy Smirnov, deputi kepala kantor kepresidenan Ukraina.
 
Sejumlah analis menilai langkah terbaru ini didesain untuk memperkuat kontrol Zelensky atas militer dan agensi-agensi keamanan Ukraina.
 
“Saat peperangan berlangsung, Zelensky membutuhkan para pemimpin yang mampu mengatasi beragam masalah di waktu bersamaan, yang juga mampu melawan intrik Rusia,” sebut Volodymyr Fesenko, seorang analis politik dari Penta Centre.
 
Bakanov adalah teman masa kecil dan mantan mitra bisnis Zelensky, yang dipercaya menjabat posisi kepala SBU pada 2019. Bakanov sudah mendapat kritik atas terjadinya sejumlah kebocoran keamanan sejak invasi Rusia dimulai.
 
Sementara Venediktova adalah perempuan yang mendapat pujian internasional atas semangatnya mengumpulkan bukti-bukti kejahatan perang Rusia
 
Fesenko mengatakan ketidakpuasan terhadap Bakanov dan Venediktova sudah berlangsung cukup lama, dan ada kemungkinan mitra-mitra Barat pun menyebut keduanya kurang menunjukkan performa yang baik.
 
Baca:  Zelensky Pecat 2 Pejabat Tinggi Ukraina atas Kolaborasi dengan Rusia
 

(WIL)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *