Yakin Inflasi Naik, Hitungan Ridwan Kamil Jabar Butuh Rp180 Miliar untuk Bansos

Merdeka.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut angka inflasi masih dalam penghitungan meski diprediksi naik karena harga baru Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Menurut dia, sebelum adanya kebaikan BBM, angka inflasi Jabar mengalami penurunan, dari 4,9 menjadi 4,7.

“Belum kita monitor ya setelah kenaikan BBM. Karena BBM pasti mempengaruhi inflasi cuman belum diukur. Itu angka sebelum BBM naik, setelah BBM naik belum ada kajiannya, tetapi feeling saya pasti naik, hanya berapanya belum tahu,” kata Ridwan kamil, Bandung, Senin (12/9).

Di sisi lain, dalam hal pemantauan situasi ekonomi pasca-kenaikan BBM, Ridwan Kamil mengaku akan mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan dana bantuan sosial (bansos) untuk kelompok yang paling terdampak oleh kenaikan BBM khususnya nelayan, petani dan UKM.

“Strategi dari Pak Presiden, dua persen dari dana transfer pusat harus dijadikan bantalan bansos. Pemprov sudah ada anggaran sekitar Rp80 miliar untuk bansos. Rp30 (miliar) tunai, sisanya bentuk fasilitas lain-lain,” beber dia.

“Tiap daerah kabupaten kota rata rata Rp3 atau Rp4 miliar, kalau dikali 27 (daerah) ada Rp100 miliar, kalau ditotal Rp180-an miliar dana dari pemerintah daerah yang akan digunakan untuk bansos selama empat bulan,” Ia melanjutkan.

Dari anggaran tersebut, masyarakat yang menjadi sasaran akan menerima Rp100 hingga Rp150 ribu setiap bulan. Selain itu, pihaknya akan menggelar operasi pasar murah.

Di luar dari itu, Ridwan Kamil mengaku sudah melakukan pemantauan harga di pasar tradisional. Hasilnya, ia menyebut tidak banyak kenaikan setelah kebijakan BBM naik kecuali ikan.

“Jadi ikan itu pengaruh langsung. Dinamika cabai dan lain-lain itu karena supply demand bukan karena BBM naik. Tapi ada perubahan perilaku setelah BBM diumumkan, orang mengurangi konsumsi ayam dan daging. Karena menurut pedagang pembeli turun. Di luar itu mah aman,” pungkasnya.

Baca juga:
Jokowi: Kalau Harga Naik Tapi Kepala Daerah Diam Saja, Artinya Dia Tak Ngerti Inflasi
Dipimpin Jokowi, Wagub Kandouw Ikuti Rapat Pengendalian Inflasi di Istana Negara
Kendalikan Inflasi, Ganjar akan Gelar Operasi Pasar hingga Beri Subsidi
Jokowi Yakin Inflasi Masih di Bawah 5 Persen
Kendalikan Inflasi, Pemda Diminta Beri Subsidi Angkutan Pangan
Jokowi Ingatkan Daerah Inflasi Tinggi: Waspada Kalau Tak Diintervensi Kemiskinan Naik


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.