Supaya Mal Survive di Tengah Ancaman Resesi, APPBI: Jangan Hanya Jadi Tempat Belanja

portalutama.com – JAKARTA, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) telah menyiapkan strategi agar pusat perbelanjaan atau mal tetap bisa bertahan di tengah ancaman resesi tahun depan. Ini dilakukan agar mal tak ditinggal pengunjung.

Ketua APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, pengusaha ritel dan mal ke depan harus fokus pada pengunjung. Pasalnya, mal saat ini tidak hanya sebagai tempat jual beli, tapi juga tempat berinteraksi antara pengunjung.

“Mal fungsinya buying plus journey. Kalau enggak bisa melakukan ini, enggak bisa survive. Berikutnya, kalau mau jadi leading fungsi buying-nya jadi yang kedua. Ini the next level dari pusat perbelanjaan, journey-nya itu yang harus diberikan,” kata dia dalam seminar APPBI, Kamis (13/10/2022).

Menurut Alphonzus, jika mal hanya fokus pada produk maka akan kalah dengan platform e-commerce. Dia menuturkan, berdasarkan pengalaman, mal yang hanya fokus pada pembelian produk atau tempat belanja saja akan kalah bersaing dan tidak mampu bertahan.

“Saat ini secara umum kalau bicara mal bukan bicara lagi soal fungsi belanja atau tempat belanja dan tak identik lagi dengan buying dan belanja. Ini yang terjadi saat ini dan sudah terjadi sebelum Covid tapi Covid mempertegas lagi,” tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati

error: Content is protected !!