Sebelum Membuat Portofolio UX Writer, Pahami Dulu 5 Hal Ini!

portalutama.com – Apakah kamu sedang mengincar pekerjaan desain produk, terutama penulis copy-nya? Apabila demikian, kamu perlu membuat portofolio khusus untuk UX writer.

Pasalnya, dokumen ini bisa membuatmu dilirik calon recruiter. Tak hanya itu, ia juga dapat menggambarkan seberapa jauh kamu menjalani kariermu.

Setelah mengetahui pentingnya portofolio, apakah kamu bingung mau mulai dari mana? Selain itu, bagaimana jika kamu salah langkah?

Tak perlu khawatir. Glints sudah merangkum trik yang bisa kamu terapkan dari Career Foundry dan sumber lainnya lho. Simak, yuk!

Trik Portofolio untuk UX Writer

1. Buat gambaran kasar

© Freepik.com

Coba kamu bayangkan, seorang arsitek merancang rumah dengan langsung menumpuk bata dan memasang ubin. Ia tidak menggunakan software untuk menggambar atau membuat sketsa dulu.

Tentu saja, tenaganya akan cepat habis. Selain itu, bagaimana jika ada sesuatu yang salah di tengah-tengah proses? Ia harus membongkar semuanya kembali.

Oleh karena itu, sebelum membuat portofolio, buat gambaran umum secara kasar dulu, yuk!

Apa bentuk portofolio yang cocok untukmu? Seperti apa desain dan tata letaknya? Bagaimana kamu mengemas berbagai informasi yang ada?

Coba buat gambaran ini sebelum kamu memulai, ya!

Baca Juga: Sedang Menyusun Portofolio sebagai UX Researcher? Perhatikan Hal Berikut

2. Kumpulkan proyek terdahulu

© Etlinebcn.com

Tentu saja, hal yang wajib ada di dalam portofolio UX writer adalah proyek yang sudah kamu selesaikan.

Pilih beberapa proyek saja, ya! Jangan masukkan semua pekerjaan dan pengalamanmu. Ini akan membuatnya terlalu tebal.

Ingat, tujuan dari portofolio adalah memamerkan kualifikasimu. Oleh karena itu, pilih proyek yang tepat dan bisa menunjukkan skill-mu.

3. Ceritakan proses

© Cognitivecreations.co.uk

Nah, jangan hanya menunjukkan karya produk tanpa memberikan penjelasan sama sekali. Ini akan membuat recruiter bingung membaca portofoliomu.

Masukkan berbagai penjelasan dan uraian yang bisa memudahkan. Misalnya, apa masalah yang ada? Bagaimana solusi yang kamu buat?

Di akhir, kamu juga bisa menjelaskan bagaimana dampak jangka panjang dari solusi tadi.

4. Cari inspirasi dari portofolio yang sudah ada

© Picjumbo.com

Kamu masih bingung harus menulis apa? Mungkin, mengintip portofolio UX writer yang sudah beredar adalah solusinya!

Misalnya, intip penilaian portofolio dan hasil kurasi dari UX Collective. Kamu juga bisa mengintip dan mencari situs-situs lainnya.

5. Jangan lupakan informasi penting

© Picjumbo.com

Jangan lupa, ada berbagai hal penting yang wajib ada di dalam portofolio. Salah satunya adalah kontakmu.

Kamu punya testimoni dari rekan kerja atau atasan? Jangan lupa sisipkan juga di dalamnya, ya!

Baca Juga: 7 Website yang Bisa Kamu Gunakan untuk Memamerkan Portofolio UX Designer

Belum Pernah Punya Proyek UX Writing?

© Tokyofreelance.jp

UX writer memang pekerjaan yang belum lama hadir. Tak heran, banyak orang yang belum berpengalaman ingin masuk ke dalamnya.

Apabila kamu salah satunya, bagaimana caranya membuat portofolio UX writer?

Tenang saja, semua masalah pasti ada solusinya. Kata UX Writers Collective, kamu bisa mengkreasikan tulisan yang sudah kamu punya.

Misalnya, kamu adalah seorang penulis di majalah musik. Kamu pernah meliput soal musisi independen baru.

Bagaimana kamu mengemas tulisan agar pembaca memahami musik yang belum pernah ia dengar?

Kamu tentu membuat tulisan agar pembaca bisa mudah mengerti. Hal itu merupakan tujuan dasar dari UX writing. Oleh karena itu, kamu bisa memasukkannya ke dalam portofoliomu.

Selain itu, dikutip dari UX Booth, kamu juga bisa membuat contoh dari kehidupan sehari-hari, lho!

Misalnya, ada produk yang menurutmu kurang baik copy-nya. Coba buat perbaikannya, lengkap dengan alasan serta penjelasan lainnya.

Baca Juga: Ini Dia 6 Manfaat yang Bisa Kamu Dapatkan dari Membuat Portofolio

Demikian tips dan trik dalam membuat portofolio untuk UX writer. Terapkan satu per satu agar daftar proyekmu ini makin menarik, ya!

Setelah ini, kamu tentu siap menggunakan portofoliomu untuk melamar kerja. Segera cari lowongan kerja UX writer di marketplace pekerjaan Glints, yuk!

Tunggu apa lagi, kejar karier impianmu sekarang!

Sumber

    5 Tips To Create A Stand-Out UX Writing Portfolio

    Best UX Writing Portfolios (2020 update)

    Tips for your UX writing portfolio when you’re starting out

    Build a UX Writing Portfolio that Gets You Hired