Samakan Persepsi, Pemuda Pancasila Gelar Diklat Kaderisasi bagi Pucuk Pimpinan

Merdeka.com – Organisasi massa Pemuda Pancasila (PP) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kaderisasi bagi pucuk pimpinan PP. Diklat Kaderisasi ini berlangsung di sekretariat Majelis Pimpinan Nasional (MPN) PP, Jalan Teuku Cik Ditiro, Jakarta Pusat, Sabtu (15/10).

Wakil Ketua Umum MPN PP, Ahmad Ali menuturkan kegiatan tersebut digelar bagi para fungsionaris MPN PP, guna menyamakan persepsi tentang keberadaan Ormas Pemuda Pancasila di tengah masyarakat.

“Maksudnya, kegiatan hari ini untuk menyamakan pemahaman seluruh pengurus PP tentang organisasi, tentang arti keberadaan Pemuda Pancasila di tengah masyarakat dan kemudian menyatukan persepsi tentang positioning Pemuda Pancasila di hati masyarakat,” kata Ahmad Ali di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, penyatuan pemahaman para fungsionaris PP ini penting dilakukan, dan diharapkan dapat menumbuhkan idealisme organisasi.

“Ketua Umum Mas Japto dalam berbagai kesempatan menyampaikan kepada kami sebagai fungsionaris, bahwa kita memiliki tanggung jawab besar untuk membawa organisasi ini menjadi lebih baik ke depan,” imbuhnya.

Di sisi lain, sambung Ahmad Ali, PP perlu menjaga nilai-nilai organisasinya sendiri serta membangun komitmen yang kuat dengan cara memantaskan diri serta berkontribusi besar bagi rakyat Indonesia demi keutuhan NKRI.

Oleh karena itu, para fungsionaris MPN PP ini perlu dibekali dengan nilai-nilai luhur Pancasila melalui pendidikan dan pelatihan agar mampu menjadi teladan bagi masyarakat luas.

“Jangan sampai kita mau menjadi pengajar, kita mau menjadi pemateri setiap Diklat, kita mengajarkan kader-kader kita untuk ikut penjenjangan kaderisasi, tapi kita sendiri yang membawa materi tidak pernah mengikuti (ketentuan) organisasi, kita sendiri sebagai fungsionaris tidak pernah mengikuti Diklat, sehingga menyatunya antara perbuatan dan perkataan menjadi tidak ada,” papar Ahmad Ali.

Dia menambahkan dengan adanya pendidikan dan pelatihan untuk para petinggi PP ini akan melahirkan manfaat bagi masyarakat khususnya organisasi PP sendiri.

“Apa yang kemudian dilakukan hari ini adalah Diklat MPN PP, mengikuti penjejangan organisasi, yang mungkin menurut orang menjadi klise tapi insya Allah di organisasi PP tidak demikian adanya. Kita mau peraturan organisasi dilakukan oleh semua anggota, jadi bukan hanya yang bawah tapi seluruhnya,” paparnya.

“Hari ini ketua umum mencontohkan itu. Jadi Ketum dan saya menjadi peserta Diklat. Itu artinya, walaupun mungkin dalam pemahaman keorganisasian dengan jabatan yang dimiliki Ketum, tentunya pemahaman beliau yang sudah sangat paripurna tentang organisasi ini, tapi dalam segi penjenjangan berorganisasi, beliau dan kami semua harus mengikuti tahapan itu,” pungkas Ahmad Ali.

[bal]


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.