Ramuan IOH Catat Rapor Positif di Kuartal III 2022

Foto: Istimewa

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencatat pertumbuhan yang solid dengan mencetak peningkatan total pendapatan dan laba bersih di kuartal ketiga 2022. IOH membukukan pertumbuhan total pendapatan, EBITDA, dan jumlah pelanggan dibanding kuartal kedua 2022 dan dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengungkapkan bahwa salah satu pendorong pertumbuhan kinerja di kuartal ketiga tahun ini akibat peningkatan pelanggan dan penggunaan data. Hal tersebut didorong oleh kedua merek konsumen, IM3 dan Tri, yang terus melengkapi dan mendapatkan daya tarik dalam segmen target mereka.

Nicky Lee, Chief Financial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, memamparkan total pendapatan naik 49,8% Year-on-Year (YoY) dari Rp 23,1 triliun di sembilan bulan (9B) 2021 menjadi Rp 34,5 triliun pada 9B 2022. Total Pendapatan kuartal ketiga 2022 tumbuh 3,0% menjadi sebesar Rp 12,0 triliun dari Rp 11,7 triliun pada kuartal kedua 2022. Laba bersih di kuartal 3 ini tercatat sebesar Rp 3,7 triliun.

Nicly menjelaskan bahwa EBITDA naik 35,6% YoY dari Rp 10,4 triliun di 9B 2021 menjadi Rp 14,1 triliun di 9B 2022. EBITDA kuartal ketiga 2022 tumbuh 2,3% menjadi sebesar Rp 4,9 triliun dari Rp 4,8 triliun pada kuartal kedua 2022.Total pelanggan seluler naik 2,4 juta Quarter-on-Quarter (QoQ) menjadi 98,6 juta, dengan tambahan 1,8 juta pengguna 4G QoQ.

“IOH memperlihatkan kinerja operasional dan keuangan yang solid pada kuartal ketiga 2022. Kami kembali mencatat pertumbuhan kuartal yang kuat berkat gabungan dua merek layanan telekomunikasi yang saling melengkapi satu sama lain. Peningkatan 2,4 juta pelanggan seluler IOH pada kuartal ketiga 2022 mencerminkan kepercayaan publik terhadap merek kami dan memotivasi kami untuk terus menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” jelas Vikram

Dia menuturkan bahwa kekuatan operator seluler yang merger di awal 2022 ini mencapai kinerja terbaik karena proses integrasi yang berjalan dengan baik. Pelanggan dinilainya puas, tentu saja ini mempengaruhi pendapatan perusahaan.

IOH melakukan integrasi jaringan dengan teknologi MOCN (Multi Operator Core Network) telah mencapai lebih dari 50% dari total target sekitar 43 ribu sites yang sebagian besar akan selesai di akhir tahun 2022. Setelah proses integrasi selesai, pelanggan IOH akan merasakan jangkauan jaringan yang lebih luas, layanan di dalam ruangan yang lebih baik, serta pengalaman internet yang lebih cepat.

Vikram berjanji akan terus memberikan marvelous experience bagi pelanggan kami sejalan dengan visi strategis IOH untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di Indonesia.

“Kami juga terus fokus untuk mempercepat proses sinergi dan meningkatkan efisiensi biaya, serta menciptakan nilai lebih bagi para pemegang saham kami,” pungkasnya.


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.