Pembangunan Infrastruktur Butuh Dana Rp2.058 Triliun, Pemerintah Sudah Realisasikan Rp400 Triliun

portalutama.com – JAKARTA, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan pemerintah telah merealisasikan Rp400 triliun anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang diprogramkan sepanjang tahun 2022-2024.

Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, anggaran sebesar Rp400 triliun itu sebagian besar dialokasikan untuk barang-barang atau komponen dalam negeri.

“Dari sekitar Rp400 Triliun APBN yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur, sebagian besar dialokasikan untuk komponen dalam negeri,” ungkap Basuki saat membuka Pameran Konstruksi Indonesia, dikutip Jumat (25/11/2022).

Menurut dia, anggaran yang cukup besar itu disebabkan pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur agar bisa meningkatkan daya saing di kancah global. Meski begitu, tidak semua infrastruktur yang dibangun menggunakan pendanaan APBN atau APBD.

Menteri PUPR menjelaskan, total kebutuhan anggaran untuk penyediaan infrastruktur pada 2022-2024 sebesar Rp2.058 triliun. Dari jumlah tersebut, APBN diperkirakan hanya mampu memenuhi 30 persen anggaran atau sekitar Rp623 triliun.

Dengan demikian, sisa anggaran Rp1.435 triliun yang dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur sepanjang 2022-2024 didorong melalui partisipasi pihak swasta.

Menteri PUPR menyampaikan keterlibatan swasta terus didorong melalui berbagai model pembiayaan, salah satunya lewat Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Langkah ini untuk menutupi gap pendanaan non-APBN sebesar 70 persen atau Rp1.435 triliun.

“Untuk menutupi 70 persen gap keuangan, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan beberapa kebijakan agar tetap kompetitif dan menarik seperti skema pembiayaan kreatif jalan tol dan insentif pajak untuk penanaman modal baru,” ujar Basuki.

Editor : Jeanny Aipassa

error: Content is protected !!