Moms, Manfaat Transaksi Berulang dan Pentingnya Saat Mengatur Keuangan

portalutama.com – Seorang ibu harus bisa mengatur transaksi berulang agar kondisi keuangan keluarga stabil. Lalu, bagaimana cara merencanakan penulisan transaksi berulang secara benar? Apa saja manfaat transaksi berulang?

Artikel Finansialku kali ini akan membahas tuntas mengenai hal tersebut. Selamat membaca!

Rubrik Finansialku

Pengertian Transaksi Berulang: Perlukan Perekaman?

Transaksi berulang adalah sistem pembayaran atau pembelian yang jumlah perhitungannya sama dalam tiap periode, baik mingguan, bulanan atau tahunan.

Misalnya, pembayaran pajak, listrik, token, atau perhitungan kebutuhan lain seperti jumlah karung beras yang dihabiskan tiap minggu, sabun cuci, minyak goreng, dan lain-lain.

Biasanya transaksi tersebut dilakukan dengan menyesuaikan tanggal pencairan gaji bulanan suami atau istri yang digunakan untuk pengeluaran domestik.

Selain transaksi berulang yang jumlahnya tetap, ada juga transaksi berulang yang jumlah biaya pengeluarannya tidak tetap.

Pengeluaran ini masih bisa dihitung dan diprediksi kenaikan dan penurunannya melalui perhitungan inflasi serta kondisi pasar.

[Baca Juga: Definisi Transaksi Berulang Adalah]

Mencatat transaksi berulang sangatlah penting dalam menunjukkan seberapa besar jumlah kebutuhan rumah tangga di tiap bulannya.

Selain itu, hal ini menjadi acuan atau perkiraan total biaya yang harus dikeluarkan di masa mendatang.

Di sisi lain, pencatatan serta perekamannya dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan tentang kebutuhan pokok yang harus diutamakan terlebih dulu dalam keluarga.

Mencatat transaksi berulang menjadi salah satu cara dalam perencanaan keuangan. Perencanaan keuangan memiliki peranan yang penting dalam menjaga kondisi keuangan, khususnya keluarga.

Jika Anda ingin lebih memahami mengenai apa itu perencanaan keuangan, segera gunakan ebook Finansialku yang satu ini:

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Di dalamnya terdapat sejumlah penjelasan beserta contoh dengan bahasa yang mudah dipahami.

Anda bisa mendapatkannya secara GRATIS tanpa dipungut biaya apapun. Tunggu apalagi? Yuk segera download dan rasakan manfaatnya!

Manfaat Transaksi Berulang untuk Mengatur Keuangan Keluarga

Poros kebutuhan rumah tangga terletak dalam sistem pengaturan keuangannya, jika tidak stabil maka kekacauan dalam rumah tangga pasti terjadi.

Apabila Anda adalah seorang ibu atau bapak yang dipilih sebagai pengatur keuangan rumah tangga, maka sebaiknya hitung pengeluaran dengan baik.

Salah satu solusi menjaga stabilitas keuangan domestik adalah dengan melakukan transaksi berulang.

Manfaat pencatatan transaksi berulang secara umum yakni bisa memperhitungkan secara rutin setiap periodik tentang pengeluaran.

Nah, untuk mempermudah dalam melakukannya, gunakan saja aplikasi Finansialku yang bisa membantu Anda mengatur kondisi keuangan melalui sistem transaksi berulang.

Aplikasi tersebut akan mengurangi beban Anda karena dapat menghitung secara otomatis jumlah dana yang dibutuhkan tiap periodenya.

Menghitung dan Memprediksi Transaksi Berulang Bersama Aplikasi Finansialku

Aplikasi Finansialku dapat diakses melalui smartphone dan bisa di-download melalui Google Play Store sehingga mudah dibawa ke mana pun.

Jika aplikasi ini sudah ter-install maka langkah yang bisa Anda lakukan ialah:

    Buka aplikasi dan pilih menu “Transaksi Berulang”.

    Setelah itu, tambahkan transaksi berulang dengan menekan simbol “+” di bawah pojok kanan layar.

    Masukkan sejumlah data yang dibutuhkan, misalnya:

    Nama transaksi: Kebutuhan Bulanan.

    Jenis transaksi: Pengeluaran.

    Periode perulangan transaksi: Bulanan.

    Tanggal transaksi: 28.

    Berulang sebanyak: 4 kali.

    Besar biaya: Rp1.000.000.

    Kategori Utama: Belanja Bulanan Rumah Tangga.

    Dari akun: BNI Dian.

    Keterangan: Berbagai macam kebutuhan pokok.

Catatan: sebelumnya, Anda harus memasukkan rekening yang Anda miliki di menu “Rekeningku”

Setelah itu, klik tombol “centang” di pojok kanan atas. Dengan begitu, total pengeluaran dari transaksi berulang Anda dalam satu periode belanja akan tersimpan.

Anda bisa menyematkan alarm untuk mengingatkan tanggal biaya tersebut harus dikeluarkan.

Bagaimana? Mudah bukan? Yuk segera download aplikasinya.

8 Langkah Tepat Mengatur Transaksi Rumah Tangga Sesuai dengan Gaji Bulanan

Sebelum Anda membuat perhitungan tentang transaksi berulang, sebaiknya perhatikan terlebih dulu langkah dalam mengatur keuangan secara tepat.

Karena terkadang menghabiskan kita akan secara tidak sadar mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang tidak terlalu penting.

Parahnya lagi, hal ini baru diketahui saat melakukan perhitungan. Oleh karena itu, pelajari dengan teliti tentang cara mengatur transaksi domestik seperti dalam poin berikut:

Langkah #1: Hitung dan Pilah Keperluan Pokok Terlebih Dahulu

Kebutuhan tetap atau stagnan yang pasti dikonsumsi setiap periode oleh keluarga tentu ada, seperti pembayaran listrik, pajak, beras, dan lain-lain.

Kebutuhan rutinan tersebut sebaiknya dihitung terlebih dahulu, kemudian kebutuhan yang lain seperti pembelian baju, seragam, sepatu, dan lain-lain.

[Baca Juga: Komik: Bedakan Kebutuhan dan Keinginan Supaya Kamu Ga Boros Lagi]

Langkah #2: Awasi Anggota Keluarga, Termasuk Anda Saat Membeli Barang

Beberapa hal yang luput dari perhatian biasanya adalah konsumsi terhadap barang atau produk yang tidak diperlukan, sehingga pada akhirnya barang tersebut hanya menimbun rumah Anda.

Perhatikan dengan baik barang yang benar-benar diperlukan agar tidak menambah pengeluaran yang tidak bermanfaat.

Sebaiknya pada langkah ini yang perlu dilakukan adalah mengawasi dengan baik berbagai barang atau jasa yang dikonsumsi tiap anggota keluarga.

Lakukan pendekatan keluarga agar setiap anggota merasa nyaman untuk mengutarakan setiap tindakannya termasuk saat melakukan berbagai transaksi. Tindakan ini juga mencegah anak-anak Anda pada penipuan yang membuat dompet keuangan Anda jebol, dan yang saat ini sedang merajalela.

Langkah #3: Kontrol Secara Rutin Kartu Kredit atau Debit

Konsumsi tiap anggota keluarga pada jenis pengeluaran tertentu yang tidak berguna PASTI AKAN selalu ada.

Apabila hal tersebut dilakukan hanya dalam waktu sekali dua kali tidak masalah, tetapi jika pengeluaran tersebut dilakukan berkali-kali, tentu membuat dompet rumah tangga Anda jebol.

Sebaiknya lakukan pengontrolan kartu debit atau kredit secara rutin untuk menghindari pengeluaran yang tidak berguna.

[Baca Juga: Kriteria dan Rekomendasi Kartu Kredit Terbaik di Indonesia]

Langkah #4: Menghemat Biaya Belanja Rumah Tangga

Salah satu hal terpenting dalam mengurangi pengeluaran domestik adalah menghemat pembelanjaan rumah tangga.

Saat membeli kebutuhan sebaiknya dihemat dengan cara membeli produk diskon untuk kebutuhan sekunder atau primer, namun tetap perhatikan kualitasnya agar tidak merugikan.

Langkah #5: Jangan Terlalu Sering Mengendarai Kendaraan Bermotor

Kendaraan bermotor menjadi salah satu faktor meningkatnya pengeluaran untuk konsumsi bahan bakar dan biaya perawatan.

Naik kendaraan atau angkutan umum sebenarnya lebih mampu menghemat dompet Anda.

Oleh karena itu, sebaiknya biasakan setiap anggota keluarga Anda untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi terlalu sering.

[Baca Juga: Info Pajak Kendaraan Bermotor: Pengertian dan Cara Bayarnya]

Langkah #6: Hindari Kebiasaan Konsumsi Makanan di Luar Rumah

Kebiasaan banyak orang di masa modern saat ini adalah mengkonsumsi makanan di luar rumah.

Hal itu dilakukan karena mereka memiliki kesibukan yang tinggi, sementara waktunya yang singkat saat beristirahat tidak memungkinkan bagi mereka untuk mengkonsumsi makanan di rumah.

Padahal, tindakan tersebut termasuk sebagai salah satu tindakan yang boros pengeluaran.

Langkah untuk mengatasi hal tersebut misalnya, memasak rutin di pagi hari dan membuat bekal untuk seluruh anggota keluarga yang memiliki aktivitas di luar rumah.

Anda juga dapat memasak berbagai camilan untuk dikonsumsi pada waktu berkumpul tentu lebih menghemat biaya pengeluaran keluarga.

Langkah #7: Buat List Daftar Belanja Secara Rutin

Langkah selanjutnya, yakni membuat list yang berisi daftar belanja keperluan sehari-hari secara rutin, minimal seminggu atau harian.

Tindakan tersebut sangat diperlukan untuk menghindari kekosongan dompet tanpa sepengetahuan Anda.

Dengan adanya list, setiap pengeluaran menjadi jelas, dan apabila terdapat sisa bisa dijadikan sebagai tabungan di masa depan.

[Baca Juga: Mau Tetap Hemat Saat Belanja Online? Tiru 5+ Jurus Ampuh Berikut Ini]

Langkah #8: Lunasi Pembayaran Pokok Tepat Waktu

Berbagai pembayaran rumah tangga seperti pajak dan listrik sebaiknya dilakukan tepat waktu untuk menghindari denda. Karena denda hanya akan menambah biaya pengeluaran bulanan Anda.

Delapan langkah yang telah dibahas di atas wajib dilakukan oleh pengatur keuangan rumah tangga.

Alangkah lebih baik lagi jika hal tersebut disesuaikan dengan jumlah pemasukan dana melalui gaji bulanan yang masuk sebagai kas.

Jika perhitungan tersebut tertulis secara rinci, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan lain yang bersifat sekunder.

Jangan Lupa Catat Transaksi Berulang Ya!

Setiap orang yang bertugas memegang dan mengatur keuangan rumah tangga pasti diharuskan secara rinci untuk menuliskannya.

Karena jika terdapat perhitungan yang salah sedikit saja, maka akan merugikan sistem perhitungan selanjutnya.

Jika Anda merasa bahwa hal tersebut rumit dan menjadi beban buat Anda, maka sebaiknya gunakanlah aplikasi Finansialku. Selamat mencoba!

Ternyata, Aplikasi Finansialku sangat mudah digunakan bagi para Moms milenial bukan?

Karena itu, share sebanyak-banyaknya informasi penting di atas pada teman arisan atau sesama ibu rumah tangga kekinian, terima kasih.

Sumber Gambar:

    Transaksi Berulang 1 – https://goo.gl/V9uR4r

    Transaksi Berulang 2 – https://goo.gl/BbwpXK