Menjajal Performa Hyundai Stargazer Sejauh 500 Km

Tak berselang lama setelah resmi Hyundai Stargazer diluncurkan, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) langsung tancap gas dengan menggelar media drive bertajuk “Stargazer Driving Day: a Journey with The Star” pada 5-7 September 2022.

Dalam ajang test drive yang diikuti 60 orang media dari berbagai daerah di Indonesia dan juga pegiat otomotif ini menempuh rute Surbaya-Malang, Jawa Timur; Malang- Surabaya; dan Surabaya-Solo, Jawa Tengah yang totalnya menempuh jarak sekitar 500 Km. Awak Media  SWA pun turut hadir dalam acara ini dan merasakan langsung performa Stargazer.

Dengan menghadirkan 20 unit Stargazer tipe Prime (tipe tertinggi yang dibandrol Rp 307.100.000, OTR Jakarta), para awak media dan pegiat otomotif bisa merasakan kendaraan low MVP bermesin 1.497 cc ini dari berbagai aspek, mulai dari akselerasi, performa mesin, fitur keamanan dari Hyundai Smartsense, hingga connected car service, yaitu Hyundai Bluelink.

Perjalanan yang melewati rute jalan bebas hambatan (tol), jalan menanjak, menurun, sempit, hingga berliku ini langsung mengeksplorasi kemampuan mesin IVT untuk mendukung efisiensi konsumsi bahan bakar mobil ini.

Makmur, Chief Operating Officer HMID mengatakan Stargazer diluncurkan untuk menjawab kebutuhan dan karakteristik keluarga Indonesia yang dirancang dengan suasana kabin yang lapang, pemanfaatan ruangan yang maksimal, dan tetap memprioritaskan kenyamanan serta keamanan berkendara. “Melanjutkan sambutan hangat sejak pertama kali diluncurkan, kami berharap ke depannya dapat memperkenalkan produk flagship MPV, yakni Stargazer ini dan ragam keunggulan yang dibawanya untuk keluarga Indonesia,” katanya.

Tampilan Eksterior dan Interior Stargazer

Para peserta mulai merasakan Hyundai Stargazer semenjak tiba di Bandara Juanda, Surabaya sebagai rute awal (hari pertama) menuju Malang dan Kota Batu, Jawa Timur dengan jarak tempuh sekitar 153 km.

Kesan pertama saat melihat eksterior Stargazer langsung tertuju pada tampilan depan yang ekspresif juga sporty pada lampu depan dengan Horizontal DRL. Hal ini melambangkan peluncuran pertamanya di Indonesia, sebuah negara yang terletak di garis Khatulistiwa.

Selain itu, terdapat juga Distinctive H Rear Lamp, yaitu desain lampu belakang berbentuk huruf H yang menjadikan Stargazer mudah dikenali sebagai produk Hyundai, meski terlihat dari jauh. Kehadiran desain lampu di MPV terbaru Hyundai ini juga dapat membantu agar kendaraan yang datang dari belakang dapat memperhitungkan jarak dengan Stargazer yang ada di depannya.

Untuk kenyamanan dalam kabin, Stargazer dilengkapi dengan headroom yang lega di baris pertama, kedua, dan ketiga. Para peserta langsung merasakan nuansa interior mewah dengan Ambient Mood Light yang menghiasi interior. Kenyamanan tidak berhenti sampai di situ, Stargazer memberikan kemudahan bagi penggunanya dengan adanya Head Unit Audio berukuran 8 inci yang mendukung konektivitas smartphone dan wireless charging untuk ponsel mereka.

Para peserta bergiliran menjadi pengemudi dan penumpang. Peserta penumpang di baris kedua bisa merasakan Captain Seat yang membuat interior terlihat lebih luas dan lapang karena adanya ruang kosong di tengah kabin. Adanya Captain Seat juga memberikan kesan mewah dan elegan.

Captain Seat juga dilengkapi dengan armrest untuk menyandarkan tangan. Selain itu juga konfigurasi kursi untuk 7 penumpang ini dapat diatur maju, mundur, dan tegak agar lebih leluasa plus adanya Multifunctional Storage Space untuk penyimpanan minuman, makanan dan barang lainnya. Di sisi lain, tipologi desain kendaraan Sleek One Box menciptakan lengkungan pada plafon yang menambah kesan lapang dari Stargazer.

Yang belum banyak dimiliki produsen mobil lain adalah Bluelink, fitur unggulan Connected Car Service yang dapat mengoptimalkan selama perjalanan. Hyundai Bluelink adalah teknologi konektivitas yang memungkinkan pemilik Stargazer terhubung dan memiliki akses penuh melalui smartphone. Fitur keamanan unggulan dari Hyundai Bluelink, yakni tombol SOS/Emergency Assistance dan Roadside Assistance (RSA), Remote Engine Start/Stop, Climate Control, dan Remote Door.

Performa Stargazer

Performa mesin dan akselerasi Hyundai Stargazer tergolong responsif. Peserta bisa merasakan responsivitas dari putaran tenaga bawah dari Stargazer, berkat mesin Smartstream G1.5 MPI Inline 4 cylinder yang dapat menghasilkan tenaga maksimal hingga 115 ps/6,300 rpm dan torsi maksimal hingga 143,8 Nm/4,500 rpm.

Hal ini menunjukkan kinerja mesin Stargazer yang tidak membutuhkan penginjakan pedal gas yang dalam, karena sudah siap memberikan dorongan instan dan responsif. Responsivitas dan performa ini sangat sesuai digunakan untuk situasi karakterisitik jalanan di Indonesia.

Uji akselerasi juga dioptimalkan melalui sistem transmisi IVT dari Stargazer yang mampu memaksimalkan kecepatan dengan efisien dan dan irit bahan bakar. Sistem ini juga memberikan pergerakan kendaraan lebih mulus serta responsif dibandingkan transmisi jenis otomatis tradisional.

Bagi penumpang, kenyamanan dimaksimalkan dengan kekedapan kabin dari Stargazer yang mampu meredam kebisingan dari mesin dan luar mobil. Para peserta diajak untuk melewati jalanan berkelok dan tikungan tajam yang menjadi ciri khas jalan di Indonesia.

Saat mengendari mobil ini,  para peserta dapat mencoba 4 mode berkendara yang tersedia di Stargazer mulai dari Eco, Normal, Smart dan Sport. Masing-masing mode yang tersedia digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengguna Stargazer, mulai dari kebutuhan untuk mendukung penggunaan bahan bakar efisien melalui mode Eco hingga kebutuhan akan akselerasi dan performa di mode Sport.

Ketika para peserta dihadapkan pada jalan yang memiliki sudut elevasi tinggi, mobil dapat dengan mudah menanjak tanpa adanya hambatan dari mesin melalui fitur Hill-Start Assist Control (HAC) yang juga membantu menahan mobil sekitar 5 detik ketika berada di posisi menanjak atau menurun.

 

Menguji Fitur Smartsense

Selama perjalanan, peserta diajak untuk menguji fitur keselamatan Smartsense seperti Lane Keeping Assist (LKA) yang dirancang untuk mendeteksi marka jalan atau tepi jalan saat berkendara di atas kecepatan tertentu. Fitur ini akan memperingatkan pengemudi jika kendaraan menjauh dari jalur tanpa menggunakan lampu sein atau secara otomatis akan membantu pengemudi untuk mencegah kendaraan keluar jalur.

Lalu ada juga Lane Following Assist (LFA), yang mampu membantu mendeteksi marka jalur dan/atau kendaraan di jalan, serta membantu mengarahkan roda kemudi untuk membantu menjaga kendaraan di jalur.

Fitur keselamatan lainnya pada Stargazer adalah Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA), Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist (RCCA), Rear View Monitor (RVM), Safe Exit Warning (SEW), Driver Attention Warning (DAW).

Dede Suryadi


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.