Menganalisis Calon Pendamping Airlangga Hartarto di Pilpres 2024

Merdeka.com – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi salah satu kandidat calon presiden (Capres) 2024. Sejumlah dukungan mengalir, termasuk dari mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dukungan JK, sapaan Kalla, disampaikan di salah satu hotel bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, pertengahan September lalu.

“Sering orang bertanya, ‘Bapak dukung siapa?’ Sederhana saya jawab, saya dukung calon Pak Airlangga yang bisa membawa, memimpin negeri ini menuju kemajuan,kemakmuran yang berkeadilan, itu saja,” ungkap JK yang disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.

Di samping itu, Airlangga yang dinilai sosok nasional bisa menjembatani berbagai faksi politik di masyarakat. Lantas, siapakah bakal calon wakil presiden yang bisa mendampingi Airlangga?

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar, Zainuddin Amali, mengaku pihaknya melirik semua tokoh potensial sebagai calon wakil presiden dari Ketua Umum Airlangga Hartarto di Pilpres 2024.

Saat ini komunikasi dengan partai politik masih cair. Amali bilang, Golkar membuka komunikasi dengan seluruh partai politik dan juga non partai politik.

“Kita bersilaturahmi berkomunikasi dengan semua partai dengan non partai kita lakukan itu, nanti menjelang (Pemilu) baru kita kan tentukan,” kata Amali di kantor Golkar DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Relawan Gerakan BerkAH (Berkreasi Bersama Airlangga Hartarto) dan Pegiat ekonomi kreatif Wildan Ehru mengatakan Airlangga butuh figur cawapres yang memperkuat pencalonannya yang berasal dari domain sosial budaya atau sosial religius secara moderat.

“Secara kefiguran Bapak Airlangga sangat kuat dari aspek sosial ekonomi dan sosial politik karena latar belakangnya sebagai Menko Perekonomian dan Ketua Umum Partai Golkar, jadi untuk melengkapi itu sosok pendampingnya adalah yang kuat dari aspek sosial budaya,” katanya, Sabtu (8/10).

Sementara itu, tokoh komunitas kreatif dari Yogyakarta, Lilik Syaiful, juga menyarankan pentingnya sosok yang mungkin untuk pendamping Airlangga dalam pilpres 2024 nanti.

Untuk menang dalam pilpres 2024 nanti, Pak Airlangga membutuhkan tokoh-tokoh yang kuat, memiliki basis dan mengakar di masyarakat, khususnya di komunitas Muslim, bisa dari NU, Muhammadiyah atau komunitas Islam urban,” Ujar Lilik

Juru bicara Gerakan BerkAH, Ikhwanul, menilai tingkat popularitas dan elektabilitas Airlangga Hartarto semakin menguat khususnya dalam konteks politik hari ini dimana situasi sosial politik dan sosial ekonomi membutuhkan stabilitas dan kepastian.

“Sosok Pak Airlangga dalam kapasitasnya sebagai Menko Perekonomian maupun Ketua Umum Partai Golkar, semakin menunjukkan kapasitas dan kekuatan personalnya dalam menghadapi ancaman krisis. Hal itu menunjukkan karakter kepemimpinan yang dibutuhkan rakyat pasca Jokowi, untuk melanjutkan agenda Indonesia Maju,” kata Ikhwanul.

Baca juga:
Airlangga: KIB dan PDIP Kawal Jokowi Sampai 2024
Puan Tanggapi Anies Jadi Capres: Monggo Saja
Saat Airlangga Beri Hadiah Puan Mobil Listrik Usai Olahraga Bareng di Monas
Airlangga Usai Bertemu Puan: Ruang Kerja Sama Sangat Luas dan Terbuka Lebar
Bertemu di Petamburan, Rizieq Beri Pesan Ini untuk Anies


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.