Kolaborasi Bawa Kokumi dari Bisnis Minuman ke Intellectual Property

Jacqueline Karina, Pendiri & CEO Kokumi dalam konferensi
ICON 2022 di Jakarta

Sekitar 5 tahun terakhir bisnis Intellectual Property (IP) menjadi salah satu tren baru dalam dunia bisnis kreatif. Ini adalah konsep bisnis yang mengomersilkan hasil karya kreatif, seperti karakter animasi, desain, karya tulis, film, musik dan produk lainnya yang dihasilkan dari kreativitas manusia.

Belakangan, bisnis ini berkembang cukup pesat di Indonesia seiring dengan tren kolaborasi. Beberapa pemiliki brand berhasil melakukan komersialisasi dengan mengolaborasikan asset IP yang mereka miliki dengan brand lain. Hasilnya tercipta produk baru atau pengalaman baru bagi konsumennya.

Hal ini juga yang dilakukan Kokumi. Brand minuman boba dan dessert yang memiliki puluhan cabang outlet di kota besar Indonesia itu kini mengembangkan sayap bisnisnya ke dunia IP. Hal itu disampaikan Jacqueline Karina, Pendiri & CEO Kokumi dalam konferensi ICON 2022 di Jakarta (6/10/2022).

Logo unicorn dengan desain yang sangat atraktif kini didaulat Kokumi sebagai IP mereka. Ikon ini telah digunakan sebagai IP dan berkolaborasi dengan brand-brand lintas industri seperti kosmetik, fashion dan museum mainan (museum of toys).

“Pada dasarnya Kokumi adalah brand inspiratif, sementara minuman boba dan produk apapun yang lahir dari Kokumi itu adalah media untuk mengirimkan inspirasi itu, khususnya kepada anak muda jadi the power of community. Itu jadi tujuan kami, sehingga ketika terpikirkan untuk kolaborasi, kami sudah siap,” jelas Jacqueline.

Lebih lanjut Jacqueline menjelaskan dengan kolaborasi IP ini, Kokumi juga ingin memperluas target pasarnya. Meskipun diakui perempuan lulusan Food Science & Technology dari Universitas Pelita Harapan, Tangerang, tahun 2006 itu tidak semua kolaborasinya membuahkan hasil, sebagian ada yang mengalami kegagalan. Menurutnya, ada beberapa indikator yang dipakai untuk menilai keberhasilan kolaborasi, pertama adalah penjualan dan kedua adalah brand awareness.

Kokumi bertekad memiliki national brand awareness dan punya emotional attachment bagi pelanggan. Makna filosofis Kokumi adalah ingin menyebarkan pesan kebahagiaan, percaya diri, harapan dan self-love. Untuk itu Kokumi menekankan pada pentingnya inovasi agar memiliki keunikan dan specialty.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.