Health Enthusiast Meningkat, Zurich Respons dengan Asuransi Penyakit Kritis 

Berdasarkan laporan WHO tahun 2019, penyebab utama kematian di dunia adalah penyakit kritis. Penyakit jantung koroner, stroke, dan paru-paru kronis menduduki tiga peringkat teratas. Pada tahun 2019 di Indonesia, sebelum pandemi Covid-19, WHO juga mencatat lebih dari 70% penyebab kematian di Indonesia adalah penyakit kritis yang tidak menular.

Banie Zulvanshah Alman, Chief Agency Officer Zurich Topas Life mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi dalam dua tahun terakhir di sisi lain semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan total dari paparan penyakit kritis, seperti faktor keturunan dan lingkungan maupun gaya hidup.

“Kita melihat sendiri semakin tingginya tren gaya hidup sehat dan berolahraga di tengah masyarakat seiring menuju endemi,” ujarnya.

Banie berpendapat, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan itu, kebutuhan health enthusiast terhadap asuransi kesehatan pun makin kompleks. “Mereka butuh perlindungan total penyakit kritis yang lebih menyeluruh,” tuturnya.

Untuk meresponsnya, Zurich Topas Life merilis produk terbaru perlindungan untuk risiko penyakit kritis yaitu Zurich Critical Illness Total Protection (Zurich TOP CI). Dia menjelaskan, Zurich Top CI memiliki perlindungan terhadap lebih dari 100 penyakit kritis, dan dilengkapi dengan pilihan manfaat tambahan early protection serta fitur extra benefit.

Perlindungan juga termasuk manfaat kanker tahap dini, karsinoma in situ, angioplasti dan komplikasi diabetes. Disertai pilihan manfaat tambahan early protection, proteksi atas 43 penyakit kritis tahap awal, dengan manfaat yang diberikan sebesar 50% dari uang pertanggungan.

Zurich Top CI menawarkan tambahan pilihan extra benefit berupa 100% premi dikembalikan setiap periode 15 tahun atau ketika klaim manfaat penyakit kritis tertentu dengan syarat apabila tidak pernah melakukan klaim setiap periode 15 tahun. Adapun terkait premi, ungkapnya, mulai dari Rp200.000 per bulan.

Dia juga menyatakan, produk asuransi terbaru ini memberikan uang pertanggungan hingga Rp4 miliar, dan masa perlindungan bersifat tahunan dan dapat diperpanjang hingga usia tertanggung 85 tahun.

“Produk Zurich Top CI adalah bagian dari komitmen Zurich untuk turut andil dalam mendukung tren positif tersebut,” ungkap Benie.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.