Gubernur Sulsel Keluhkan Keterbatasan Anggaran Persulit Deteksi PNS Pemakai Narkoba

Merdeka.com – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman sudah menyiapkan sanksi tegas untuk dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terjerat narkoba. Dipastikan pula proses hukum terhadap keduanya tetap berjalan.

“Tentu ada sanksi berat, pemecatan pasti itu yang dihadapi. Kemudian proses hukum berjalan,” ujarnya kepada wartawan di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Jumat (28/10).

Sudirman mengatakan, semua orang bisa saja terjerat narkoba. Untuk itu perlu kerja sama dengan seluruh pihak agar bisa memerangi peredaran narkoba.

“Bagaimana harus bersama-sama saling mengingatkan, mendisiplinkan dan bagaimana sama-sama memerangi peredaran narkotika,” tegasnya.

Sudirman menyebutkan pihaknya sudah melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba lingkup Pemprov Sulsel dengan melakukan tes urine. Hanya saja, tes urine tidak bisa menyentuh seluruh pegawai keterbatasan anggaran.

“Memang kendala kita keterbatasan anggaran. Kita mulai dari Eselon II, sudah dites semua. Kita bertahap, karena keterbatasan anggaran,” bebernya.

Meski mengalami keterbatasan anggaran, Sudirman mengaku bekerja sama dengan BNN dan Polda Sulsel untuk melakukan deteksi penyalahgunaan narkoba lingkup Pemprov Sulsel.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menangkap empat orang dalam kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dari empat orang, 2 merupakan anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang ditangkap saat sedang bertugas di Kantor Gubernur Sulsel.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Komisaris Besar Dodi Rahmawan mengatakan pihaknya menangkap empat orang dalam kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis ganja dan sabu. Empat orang diamankan yakni AP, APR, MA, dan FH.

“AP dan APR adalah anggota Satpol PP Sulsel yang ditangkap di Kantor Gubernur kemarin. Sementara MA dan FH berstatus mahasiswa,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (28/10).

Dari tangan keempatnya, polisi mengamankan paket narkoba jenis ganja seberat 927 gram. Tak hanya ganja, polisi juga menemukan 3 sachet sabu ukuran kecil.

“Barang bukti yang diamankan satu buah paket diduga berisi narkotika jenis ganja dengan berat bruto 927 gram dan tiga sachet ukuran kecil diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat bruto 3,3 gram,” bebernya.

Dodi menjelaskan kronologi penangkapan berawal dari laporan ekspedisi tentang adanya paket kiriman narkoba jenis ganja. Saat itu pula, polisi langsung berkoordinasi dengan ekspedisi untuk mengungkap pemilik barang haram tersebut.

“Setalah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan, pihak ekspedisi langsung melakukan komunikasi dengan pemilik paket dan meminta untuk diantarkan langsung. Selanjutnya anggota langsung melakukan control delivery,” kata Dodi.

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui paket berisi ganja tersebut merupakan milik AP. Saat itu, paket berisi ganja tersebut diantar langsung di Kantor Gubernur Sulsel.

“AP ternyata oknum pegawai Satpol PP yang sedang bertugas jaga piket di Kantor Gubernur Sulsel,” kata dia.

Setelah dilakukan pemeriksaan, AP ternyata mengungkapkan pelaku lainnya yakni APR dan MA. Berdasarkan keterangan AP tersebut, polisi selanjutnya menangkap APR dan MA.

“Saat dilakukan interogasi dan menunjuk seseorang lagi sebagai pemilik yang berinisial FH hingga anggota kembali melakukan pengembangan dan berhasil dilakukan penangkapan,” ucapnya.

Dodi menegaskan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait peredaran narkoba yang melibatkan dua anggota Satpol PP Sulsel tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengungkap jaringan sindikat narkoba. [lia]

Baca juga:
Pengedar Narkoba di Bogor Diciduk saat Santai Rebahan sambil Main HP
Cerita Polisi Antar Paket Ganja ke Kantor Gubernur Sulsel, Penerima Anggota Satpol PP
Polisi Narkoba Tangkap Dua Anggota Satpol PP di Kantor Gubernur Sulsel
Guru Honorer Nekat Jual Narkoba Cari Penghasilan Tambahan, Ternyata Disuruh Bandar
Industri Ekstasi di Pekanbaru Terbongkar, Pelaku Gunakan Kedok Warung Pempek
Pemilik Ganja dan Pelaku Curanmor di Jayapura Ditangkap, Dua WN Papua Nugini


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.