CEK FAKTA: Biji Mahoni Diklaim Bisa Mengobati Cacar dan Gatal-Gatal? Simak Faktanya

Merdeka.com – Unggahan di media sosial tentang khasiat biji mahoni diklaim bisa mengobati cacar dan gatal-gatal bernanah. Dalam unggahan itu, pemilik akun menjabarkan metode pembuatan dan pemakaian berdasarkan pengalaman pribadinya.

Tertulis biji mahoni ditumbuk kemudian ditambah tiga minyak sayur yang sudah dipanaskan, selanjutnya dioleskan ke tangan yang gatal.

Ijin berbagi info.pengalaman saya waktu kecil & pengobatan turun temurun di keluarga saya.untuk mengobati cacar atau gatal2 sampai bernanah padahal sudah berobat kesana kemari atau sudah pake obat apa aja tapi g sembuh2.bisa di coba ni obat tradisionalnya bun.
👉 ambil kira² 5-10 pcs biji mahoni
👉 tumbuk didlm wadah seperti piring seng atau sejenisnya biar bisa langsung untuk dipanaskan
👉 campur biji mahoni yg sudah ditumbuk tadi dengan kira² 3sendok makan minyak sayur
👉 kemudian panaskan sampai mendidih
👉 kemudian setelah hangat² kuku oleskan minyak tadi menggunakan cotton bud bersih pada kulit yg bernanah.
👉 oleskan 3 sampai 4kali dalam sehari & baiknya minyak dihangatkan terlebih dahulu
semoga bermanfaat.”

Penelusuran

Hasil penelusuran, dikutip dari tempo.co, Guru Besar bidang ilmu penyakit dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Prof. dr. Umar Zein saat mengatakan, klaim biji mahoni bisa mengobati cacar dan gatal-gatal belum memiliki rujukan medis.

Hingga saat ini belum ada penelitian laboratorium (in vitro) dan in vivo atau uji pada hewan dan klinis pada pasien terkait penggunaan biji mahoni sebagai obat cacar maupun gatal-gatal bernanah. Dia menegaskan, secara medis, testimoni atau pengalaman pribadi seseorang tidak dapat dijadikan dasar untuk pengobatan apapun.

“Belum ada penelitian di laboratorium dan uji klinis pada pasien,” kata dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) ini kepada Tempo pada Rabu, 26 Oktober 2022.

Dilansir dari The Strait Times, Singapura, mencatat beberapa kasus cedera hati yang disebabkan oleh penggunaan biji mahoni. Tingkat keparahannya beragam mulai dari gangguan fungsi hati hingga gagal hati.

Ada tujuh kasus cedera hati yang dilaporkan dalam beberapa tahun terakhir yang diduga terkait dengan makan biji mahoni. Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) mengatakan menerima laporan ini selama tiga tahun terakhir, di mana pasien mengalami cedera hati mulai dari gangguan fungsi hati ringan hingga gagal hati.

Ketujuh pasien ini, yang berusia 40-an hingga 70-an, telah memakan biji mahoni baik dalam bentuk mentah maupun dalam bentuk kapsul. Lima dari mereka dirawat di rumah sakit, kata HSA dalam nasihat publik pada Selasa (11 Desember).

Selain cedera hati, seorang pasien mengalami cedera ginjal dan seorang lagi menderita poliartralgia, yaitu nyeri dan nyeri sendi multipel.

HSA mengatakan bahwa semua pasien dilaporkan telah pulih atau pulih dari penyakit mereka, setelah mereka berhenti mengonsumsi produk yang dicurigai.

Buah dari biji mahoni umumnya dikenal sebagai buah langit, atau buah tunjuk langit dalam bahasa Melayu dan xiang tian guo dalam bahasa Cina. Ini secara tradisional digunakan di negara-negara Asia Tenggara untuk membantu mengontrol gula darah dan tekanan darah tinggi.

Namun, HSA mengatakan bahwa tidak ada studi klinis pada manusia yang mendukung efektivitas atau keamanannya.

Para pasien telah memakan biji mahoni untuk mengontrol gula darah atau tekanan darah mereka, atau untuk kesejahteraan umum, tambah pihak berwenang.

Kesimpulan

Klaim biji mahoni dapat mengobati cacar dan gatal-gatal bernanah, belum ada bukti. Meski telah digunakan sebagai obat tradisional, namun masih sedikit penelitian tentang efektivitas biji mahoni.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.straitstimes.com/singapore/health/hsa-issues-advisory-on-mahogany-seeds-or-sky-fruit-after-7-cases-of-liver-injury
https://cekfakta.tempo.co/fakta/2009/belum-ada-bukti-khasiat-biji-mahoni-dapat-mengobati-cacar-atau-gatal-gatal-bernanah

[lia]


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.