BTN Bidik Pasar KPR Segmen Menengah Atas

portalutama.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN yang selama ini fokus menggarap kredit pemilikan rumah ( KPR ) segmen bawah, kini mulai memperluas pasarnya ke KPR segmen menengah atas yang nilai KPR-nya di atas Rp 1 miliar.

Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan BTN akan menyasar pembiayaan KPR untuk perumahan di wilayah perkotaan seperti di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang saat ini harga rumahnya sudah mencapai miliaran rupiah.

“Kita tidak meninggalkan (KPR segmen) yang bawah, tetap kita terus jadi dominan di sana. Tapi kita akan memperluas market share masuk di kelas perumahan menengah,” ujarnya saat Media Luncheon di The Ritz-Carlton Pacific Place SCBD, Jakarta, Selasa (27/12/2022).

Dia mengungkapkan, BTN terutama fokus membidik pembiayaan perumahan yang ditawarkan melalui agen properti. Pasalnya, BTN melihat ada peluang yang besar di second home market.

Selain itu, BTN juga melihat kompetitornya sukses menggarap KPR segmen menengah atas dengan membidik pembiayaan KPR melalui agen perumahan.

“Di Jabodetabek yang Rp 1 miliar ke atas, transaksi terbesar adalah transaksi second home market yang nilainya juga sudah lumayan, rata-rata miliaran. Di DKI Jakarta itu bisa dibilang sudah miliar kalau ngomongin rumah nah ini apalagi yang lewat agency,” jelasnya.


Dalam upaya memperluas market share KPR, BTN telah menyiapkan pondasi awal dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pengelola real estat yang menangani perumahan kelas menengah atas.

“Kita sudah kerja sama dengan Sinarmas Land, Ciputra, Alam Sutera. Terus sama Summarecon kita juga sudah jalan. Kemudian juga beberapa proyek Agung Podomoro juga sudah jalan. Jadi proyek-proyek di mana perumahannya sudah kelas menengah,” ungkapnya.

Dari sisi sumber daya manusia, bank pelat merah ini juga akan membuat tim khusus yang spesialis dalam menggarap pasar KPR segmen menengah atas. Pasalnya, selama ini SDM BTN spesialis menangani pasar KPR segmen menengah bawah.

Selain itu, dari karakteristik konsumen KPR segmen menengah atas tentu berbeda dengan konsumen yang selama ini ditangani BTN. Dia bilang, konsumen menengah atas ini lebih banyak melek teknologi dan memiliki tabungan.

“Selama ini BTN dikenal sebagai bank yang fokus di KPR di bawah Rp 500 juta, we are very strong, enggak ada lawan di sana. Tapi begitu masuk ke Rp 1 miliar ke atas memang kita jalannya broken,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!