BEI Luncurkan Indeks Syariah Baru IDX Sharia Growth 31 Oktober

portalutama.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) segera meluncurkan indeks syariah baru yaitu, IDX Sharia Growth pada Senin (31/10) mendatang. Saham emiten dalam indeks ini dipilih berdasarkan pertumbuhan pendapatan, serta memiliki likuiditas dan kepatuhan yang baik.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, saat ini BEI telah memiliki sejumlah indeks syariah antara lain, Jakarta Islamic Index, Indeks Saham Syariah Indonesia, Jakarta Islamic Index 70, dan IDX MES BUMN 17.

“Untuk melengkapi, tanggal 31 Oktober BEI akan meluncurkan index syariah yang baru bernama index IDX Sharia Growth. Indeks ini memperkenalkan pendekatan baru yang menjadi panduan berinvestasi untuk saham-saham syariah,”kata Jeffrey dalam konferensi pers, Jumat (28/10).

    BEI Jatuhkan Sanksi, Stockbit dan Ajaib Sebut Telah Perbaiki Sistem

    BEI: Suspensi Saham Garuda Bisa Dicabut Jika Terbitkan Sukuk Baru

    Jelang Dicaplok BSI, Laba BTN Syariah Meroket 66% Jadi Rp 235 Miliar

BEI Jatuhkan Sanksi, Stockbit dan Ajaib Sebut Telah Perbaiki Sistem

BEI: Suspensi Saham Garuda Bisa Dicabut Jika Terbitkan Sukuk Baru

Jelang Dicaplok BSI, Laba BTN Syariah Meroket 66% Jadi Rp 235 Miliar

Jeffrey memaparkan, pasar modal Syariah juga mengalami pertumbuhan yang pesat selama 10 tahun terakhir. Jumlah saham syariah hanya ada 314 saham pada 2011. Dalam perkembangannya, Pada September 2022, saham syariah bertambah menjadi 493 saham atau tumbuh 56,7%.

“Peningkatan dari jumlah juga didukung dengan pertumbuhan aktivitas transaksi saham syariah yang rata-rata pertumbuhan yaitu 9,8% per tahun, dari angka Rp 3,03 triliun. Rata-rata per hari saat ini sudah mencapai angka Rp 7,74 triliun,” katanya.

Kepala Unit Pengembangan Produk I BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, IDX Sharia Growth ini dipilih berdasarkan pertumbuhan pendapatan, serta memiliki likuiditas dan kepatuhan yang baik. Menurutnya, likuiditas menjadi salah satu yang penting diperhatikan dan karena memiliki pengaruh.

“Kalau likuiditasnya buruk akan sulit untuk mendapatkan barang. Oleh karena itu, kami mengedepankan likuiditas,” katanya.

Menurut Kautsar, saat ini ada 30 konstituen akan dimasukkan ke Index IDX Sharia Growth. Adapun sepuluh daftar saham emiten dari 30 Saham Sharia IDX Sharia Growth Index di antaranya :

1. PT Adaro Energy Indonesia Tbk
2. PT Aneka Tambang Tbk
3. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk
4. PT Vale Indonesia Tbk
5. PT United Tractors Tbk
6. PT Indo Tambangraya Megah Tbk
7. PT Harum Energy Tbk
8. PT AKR Coorporindo Tbk
9. PT Timah Tbk
10. PT Bank Syariah Indonesia Tbk

error: Content is protected !!