Bayan Resources Stock Split Saham 1:10 pada Desember 2022

portalutama.com – Perusahaan tambang batu bara, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) akan melaksanakan pemecahan nominal saham atau stock split dengan rasio 1:10. Aksi ini diperkirakan berlangsung pada Desember 2022.

“Perseroan bermaksud akan melaksanakan stock split dengan rasio 1:10, sehingga satu saham lama akan menjadi 10 saham baru,” ujar Manajemen Bayan Resources dalam pengumuman tertulis, dikutip Rabu (12/10).

Dengan rencana tersebut, jumlah saham Bayan Resources akan berubah, dari semula 3,33 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham, menjadi 33,3 miliar saham dengan nilai nominal Rp 10 per saham.

    Orang Terkaya Ketiga di RI Jual Saham Bayan Resources Rp 45,3 Miliar

    Wall Street Bergerak Variatif, Investor Tunggu Data Ekonomi Pekan Ini

    Telkom Kaji Rencana IPO Anak Usaha Bidang Data Center

Orang Terkaya Ketiga di RI Jual Saham Bayan Resources Rp 45,3 Miliar

Wall Street Bergerak Variatif, Investor Tunggu Data Ekonomi Pekan Ini

Telkom Kaji Rencana IPO Anak Usaha Bidang Data Center

Manajemen Bayan Resources menjelaskan, aksi korporasi penambahan jumlah saham dengan nilai nominal yang lebih rendah ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas saham perseroan, sehingga lebih terjangkau oleh para investor, khususnya investor ritel.

“Ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pemegang saham,” kata Manajemen Bayan.

Selain itu, stock split juga dilakukan untuk memperbanyak jumlah saham yang beredar dan memberi kesempatan lebih luas bagi para investor untuk berinvestasi saham.

Terkait aksi korporasi ini, perusahaan telah menerima persetujuan prinsip dari BEI pada 27 September 2022.

Guna melaksanakan aksi korporasi ini, manajemen Bayan Resources akan meminta persetujuan pemegang saham terlebih dahulu. Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, perusahaan mengumumkan akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 November 2022.

Selanjutnya, pengajuan permohonan pencatatan penambahan saham ke BEI diestimasi berlangsung pada November 2022.
Terakhir, perdagangan saham dengan nominal baru diperkirakan berlangsung pada Desember.

Aksi stock split dengan mempertimbangkan transaksi perdagangan saham sejak awal tahun sampai 20 September, di mana terdapat frekuensi perdagangan sebanyak 24.543 kali dengan volume perdagangan 216,42 juta saham dan nilai transaksi Rp 1,99 triliun. Harga saham perusahaan pada sesi penutupan perdagangan Selasa (20/9) sebesar Rp 65.225

Pada perdagangan hari ini Rabu(12/10), harga saham BYAN tercatat naik 4,47% ke level Rp 71,850 per saham.

error: Content is protected !!