ALTO Tutup Pabrik dan PHK 145 Karyawan, Ini Penjelasan Manajemen

portalutama.com – JAKARTA, Emiten produsen air minum kemasan, PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO), menyampaikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia terkait penutupan salah satu pabrik dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 145 karyawan.

Dalam keterbukaan informasi kepada BEI, Rabu (23/11/2022), manajemen ALTO menyatakan salah satu pabrik di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), ditutup karena bangkrut. Kegiatan operasional di pabrik air minum kemasan yang beralamat di Kampung Pasir Dalam, RT 002/002, Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jabar tersebut telah resmi dihentikan.

ALTO tercatat memiliki 2 pabrik, yakni di Cileungsi-Bogor, Jawa Barat, yang masih beroperasi dengan baik, dan di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat yang sudah dihentikan kegiatan operasionalnya.

“Penghentian kegiatan operasional pabrik tersebut tidak berdampak materialy terhadap operasional perseroan, karena seluruh produksi yang ada di pabrik tersebut dipindahkan key pabrik group usaha persero (PT. Tirtamas Lestari) yang berlokasi di Sukabumi,” tulis manajemen ALTO.

Dengan penutupan pabrik tersebut, maka karyawan yang terkena PHK berjumlah 145 orang. ALTO juga menegaskan tidak menghadapi gugatan PKPU/Pailit dan gugatan lainnya.

Selain itu, berdasarkan laporan keuangan ALTO periode triwulan II tahun 2022, pabrik yang dimaksud memiliki kontribusi 16,9% terhadap omzet dan kontribusi 2,53% terhadap aset perseroan.

Dengan demikian, kondisi operasional persero saat ini masih berjalan baik. Manajemen ALTO juga mengklaim pemegang saham mayoritas/Pengendali tetap komit dalam memajukan kinerja perseroan.

Editor : Jeanny Aipassa

error: Content is protected !!