Fungsi Grounding Listrik Rumah dan Cara Memasangnya. Wajib Tahu!

3 menit

Masih banyak orang yang belum memahami pentingnya grounding listrik dalam sebuah hunian. Yuk, simak fungsi dan cara memasang grounding listrik rumah berikut ini!

Instalasi listrik merupakan komponen penting yang harus ada di setiap rumah.

Nah, dalam pemasangan komponen ini, kita juga harus memasang grounding atau arde.

Meski keberadaan grounding ini sangat penting, masih banyak orang yang tidak memahami fungsinya.

Apakah kamu hendak memasang instalasi listrik di rumah?

Sebelum memasangnya, yuk pahami fungsi dan cara memasang grounding listrik rumah berikut ini!

Apa Itu Grounding Listrik Rumah?

Sebelum mengetahui cara memasangnya, kita harus mengetahui terlebih dulu apa itu grounding listrik rumah.

Grounding listrik adalah jalur kabel instalasi listrik sebuah bangunan menuju ke dalam tanah.

Dalam pemasangannya, grounding sebenarnya tidak tersambung secara langsung dengan kabel-kabel lain pada instalasi listrik.

Keberadaan grounding listrik pada sebuah hunian sangat penting untuk mencegah gangguan pada instalasi listrik.

Gangguan tersebut bisa berupa kebocoran arus listrik atau sambaran petir.

Lalu kenapa listrik harus dialirkan ke dalam tanah?

Hal itu dikarenakan massa tanah sangat besar sehingga dapat menetralkan muatan listrik dari permukaan.

Fungsi Grounding Listrik

Fungsi Grounding Listrik Rumah dan Cara Memasangnya. Wajib Tahu!

sumber: electricity-today.com

Mengingat rumah harus dilengkapi grounding, kita tentu harus mengetahui apa saja fungsi dari grounding listrik rumah.

Berikut adalah beberapa fungsi grounding yang sangat penting untuk instalasi listrik:

  • Mencegah terjadinya kebocoran listri pada alat elektronik di rumah.
  • Melindungi keselamatan penghuni rumah dari bahayanya arus listrik.
  • Jika ada kebocoran listrik, tegangannya akan langsung dialirkan ke dalam tanah.
  • Mengamankan jaringan listrik di rumah.
  • Mengalirkan arus listrik dari petir masuk ke dalam tanah.

Cara Memasang Grounding Listrik Rumah

1. Menentukan Titik Penanaman

Hal pertama yang harus kita lakukan saat pemasangan grounding listrik rumah adalah menentukan titik penanaman grounding.

Sebenarnya tidak ada patokan mengenai jumlah ideal grounding rod yang ditanam dalam satu rumah.

Namun, semakin banyak menanam grounding rod, semakin baik pula instalasi listrik di hunian kamu.

Lalu, hindarilah menanam grounding rod pada tanah berpasir atau berbatu.

Pasarnya, jenis tanah berpasir dan berbatu kurang baik dalam menetralkan listrik.

2. Pasang secara Pararel

cara memasang grounding listrik rumah

sumber: electronicshub.org

Hal yang harus kamu perhatikan juga adalah pemasangan grounding listrik rumah harus dilakukan secara pararel.

Jka menanam lebih dari satu grounding rod, buatlah jarak penanaman sekira lima meter antara satu grounding rod dengan yang lainnya.

Fungsi membuat jarak di antara grounding rod adalah agar aliran listrik dapat menyebar ke seluruh penjuru rumah secara merata.

3. Memilih Material Grounding Rod

Cara memasang grounding listrik rumah selanjutnya adalah memilih material grounding rod yang baik.

Material grounding rod terbaik adalah yang terbuat dari tembaga padat yang tidak mudah berkarat.

Pasalnya, tembaga padat adalah kandungan yang sangat baik untuk menghantarkan tegangan listrik.

4. Menanam Batang Grounding Rod

rod grounding listrik rumah

sumber: carsondunlop.com

Untuk menanam batang grounding rod, kita harus menggali tanah terlebih dulu.

Pastikanlah kedalaman galian yang dibuat lebih dari 50 cm.

Setelah itu, tanamkan batang grounding rod ke dalam tanah.

Tuangkanlah air ke dalam lubang galian agar tanah menjadi empuk.

Kemudian, tekanlah batang grounding rod tertanam kokoh di tanah.

Untuk menekan batang grounding rod, kita bisa memakai alat bantu semisal jepit stang pipa atau memukulnya menggunakan palu.

5. Penyambungan Grounding Rod pada Kabel

kabel grounding

sumber: duniaberbagiilmuuntuksemua.blogspot.com

Langkang selanjutnya adalah memasang kabel pada grounding rod listrik rumah.

Karena proses penyambungan dilakukan secara dilas, pastikanlah tidak ada komponen yang basah.

Untuk proses penyambungan ini, kita membutuhkan alat untuk mengelas.

Tutuplah area sekitar objek yang kamu las menggunakan kayu atau material lainnya.

Fungsinya adalah untuk tidak memantik kebakaran.

Setelah mengelas, periksa kembali semua komponen grounding rod, apakah sudah kokoh atau belum.

Jika sambungan terlepas, kamu harus mengelasnya kembali.

6. Menanam Kabel Grounding Rod

Langkah yang terakhir adalah menanam kabel yang terpasang pada grounding rod tadi.

Maka dari itu, kita harus menggali tanah terlebih dulu sebagai jalur kabel grounding rod.

Kita bisa membuat galian sebagai jalur kabel tersebut dengan kedalaman 40-50 cm.

Galian ini membentang sepanjang lintasan kabel dan mengarah ke terminal grounding.

Kemudian, tutuplah kabel menggunakan pipa PVC 4 inci dan timbunlah area penggalian tersebut dengan tanah.

Berilah tanda pada lokasi penggalian tanah agar lebih mudah jika suatu hari kita ingin membongkarnya.

***

Itulah fungsi dan cara memasang grounding listrik rumah yang harus kamu tahu.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari rumah di Bandung, bisa jadi Btari Summarecon adalah jawabannya.

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Artikel ini bersumber dari www.99.co.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *