Ciri Blok Mesin Mobil Retak dan Cara Mengatasinya

Sama seperti komponen mobil lainnya, blok mesin mobil atau cylinder block juga bisa rusak, biasanya mengalami keretakan. Namun, ciri blok mesin mobil retak cukup sulit diketahui dan harus menggunakan metode khusus untuk mengetahuinya.

Pemeriksaan blok silinder mesin mobil biasanya dilakukan pada saat overhaul. Karena umumnya tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, pemeriksaan ini perlu dilakukan oleh mekanik yang berpengalaman. 

Dalam artikel ini, Lifepal membahas bagaimana ciri blok mesin mobil retak dan cara mengatasi blok mesin mobil yang mengalami keretakan.

Pemeriksaan keretakan blok mesin secara visual 

Untuk mengetahui ciri blok mesin mobil retak dapat dilakukan dengan menggunakan dye penetrant. Metodenya adalah menyemprot blok mesin menggunakan dye penetrant kemudian kita mengamati apakah ada keretakan pada permukaannya atau tidak. 

Semprot kepala silinder menggunakan dye penetrant pada bagian saluran masuk, saluran keluar dan bagian lainnya yang berhubungan dengan blok silinder. 

Dengan cara ini, barulah kita dapat mengetahui ciri blok mesin mobil retak. Jika ada keretakan, sangat dianjurkan untuk segera dilakukan penggantian. 

Pemeriksaan kerataan blok mesin 

Selain keretakan, pemeriksaan kerataan juga dilakukan pada blok silinder mobil untuk mengetahui keausan komponen. Biasanya dilakukan pada kepala silinder dan blok silinder. 

Kepala silinder berfungsi untuk menutup silinder yang apabila permukaannya tidak rata bisa menyebabkan kebocoran. Tekanan kompresi bisa bocor karena ada celah antara blok silinder dengan kepala silinder. 

Sementara itu, blok silinder yang berfungsi untuk tempat naik turunnya piston bisa mengalami keretakan yang pada akhirnya akan berpengaruh pada kinerja mesin. 

Berikut adalah metode untuk memeriksa dua komponen tersebut. 

Pemeriksaan kerataan blok silinder (cylinder block)

Pemeriksaan kerataan pada blok silinder dilakukan dengan menggunakan alat straight edge dan feeler gauge. Kedua alat tersebut biasanya dilakukan bersama-sama untuk mengukur kerataan komponen mobil.

Sebelum menggunakan kedua alat tersebut, bersihkan dulu komponen blok silinder dari kemungkinan adanya bekas gasket, oli maupun kotoran lainnya. 

Kemudian, letakkan straight edge pada permukaan blok silinder lalu periksa celah permukaan menggunakan feeler gauge. Baca hasil pengukuran lalu bandingkan dengan spesifikasi pada kendaraan. 

Ambil contoh untuk mobil kijang yang menggunakan mesin tipe K memiliki spesifikasi nilai kebengkokan maksimum permukaan atas blok silinder yaitu 0,05 mm (0,002 inchi).

Pemeriksaan kerataan kepala silinder (Cylinder head)

Pemeriksaan kepala silinder juga dilakukan menggunakan alat straight edge dan feeler gauge. Caranya juga sama yakni mengukur kerataan pada kepala silinder yang menempel pada bagian blok silinder dan manifold. 

Setelah melakukan pengukuran, bandingkan hasil pengukuran dengan spesifikasi pada kendaraan. 

Masih mengambil contoh Kijang tipe K, kebengkokan maksimum pada sisi kepala silinder yang menempel pada blok silinder adalah 0,05 mm (0,002 inchi). 

Sementara itu, kebengkokan maksimum pada sisi kepala silinder yang menempel pada manifold yaitu 0,10 mm (0,0039 inchi).

Bila kebengkokan melebihi dari batas maksimumnya, maka disarankan untuk segera melakukan penggantian. 

Penyebab permukaan blok silinder tidak rata 

Permukaan blok silinder yang tidak rata biasanya disebabkan karena panas yang berlebihan (overheat) sehingga menyebabkan terjadinya pemuaian material. 

Overheat jugalah yang menjadi penyebab kepala silinder maupun blok mesin mobil retak. Untuk cylinder head retak biasanya sering terjadi pada mobil diesel. 

Cara mengatasi blok mesin mobil retak

Sebenarnya, rekomendasi terbaik bila blok mesin mobil mengalami keretakan adalah dengan melakukan penggantian komponen. 

Namun, ada juga sejumlah metode perbaikan yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Berikut beberapa cara mengatasi blok mesin mobil retak. 

1. Menggunakan epoxy

Epoxy sebenarnya mengacu kepada penggunaan resin untuk memperbaiki komponen yang retak. Namun dalam konteks perbaikan mesin mobil, tidak cukup menggunakan resin, melainkan perlu menggunakan bahan seperti lem besi.

Namun, penggunaan epoxy ini tidak selalu sukses dan hanya bisa digunakan pada retakan yang tidak terlalu besar. Selain itu, diperlukan juga epoxy yang tahan terhadap temperatur permukaan yang tinggi. 

Jika menggunakan epoxy, pastikan setelahnya kamu tidak menyalakan mesin selama 24 jam agar epoxy bisa menyesuaikan dengan mesin. 

2. Menggunakan metode sealant

Metode sealant ini salah satu yang cukup populer untuk mengatasi keretakan pada blok mesin kendaraan. Alasannya karena mudah dan biayanya cukup murah. 

Sebelum menutup keretakan pada blok mesin, pastikan kamu mengosongkan radiator mobil terlebih dahulu. Baru kemudian dilakukan proses penutupan menggunakan sealant

Sayangnya, metode ini tidak bisa benar-benar langsung diketahui keberhasilannya, setidaknya sesaat setelah kamu melakukan sealant.

Kamu masih perlu membersihkan radiator mobil dari sealant kemudian mengisinya dengan fresh coolant

3. Pengelasan 

Metode pengelasan memang bisa dilakukan guna menutup blok mesin yang mengalami keretakan. Namun, cara ini cukup rumit dilakukan dan harus dikerjakan oleh mereka yang ahli di bidang pengelasan. 

Ingat, kamu tidak hanya sekadar mengelas besi, namun mengelas komponen blok mesin yang cukup vital peranannya. 

Selain itu, pengelasan blok mesin harus dilakukan pada suhu minimal 537 derajat celcius sehingga tidak mungkin dilakukan oleh orang awam. Sebaiknya, jadikan metode ini sebagai opsi terakhir. 

Efek blok silinder tidak rata atau retak

Blok silinder mesin mobil yang tidak rata ternyata berimplikasi pada berbagai masalah pada mobill. Bila blok silinder tidak rata, maka air radiator bisa masuk ke ruang silinder. 

Apa akibatnya jika air radiator masuk ke ruang silinder? Air radiator tidak bisa dikompresikan, bila masuk ke ruang silinder maka akan menyebabkan piston bolong atau setan piston bisa bengkok. 

Mobil yang setang pistonnya bengkok biasanya akan menyebabkan suara kendaraan yang terdengar kasar. 

Efek lainnya adalah kompresi bisa bocor dan air radiator lama kelamaan akan habis.

Penting memiliki asuransi mobil

Risiko-risiko mobil mengalami kerusakan tentunya besar, apalagi jika usia mobil sudah cukup tua. Biar keuanganmu tidak boncos untuk perbaikan mobil, penting untuk memiliki asuransi mobil. 

Asuransi mobil akan memberikan jaminan perlindungan dari berbagai kerugian yang kamu alami, seperti mobil lecet, mobil baret, atau mobil dicuri. Tabungan kamu pun akan tetap aman. 

Cek jenis asuransi mobil yang tepat dengan mengikuti kuis asuransi mobil terbaik berikut ini. 

Pertanyaan seputar ciri blok mesin retak 

Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.

error: Content is protected !!